Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Maut Menjemput Setelah Ikut Pilkades, 7 Orang Tewas Gara-gara Sopir Mengantuk

Sambil terus menangis, Rista Ana (40) berkali-kali menyebut adiknya, Kuntarsih (37), salah satu yang saat itu terbaring di kamar jenazah.

Maut Menjemput Setelah Ikut Pilkades, 7 Orang Tewas Gara-gara Sopir Mengantuk
Tribun Jabar/Lutfi AM
Kondisi Bus Sinar Jaya setelah kecelakaan di Tol Cipali, Kantor PTLMS Cilameri Subang, Kamis (14/11/2019) 

"Setelah jalan kembali, tidak lama keluar dari rumah makan, tiba-tiba ada bus yang dari arah Jakarta menabrak. Bus itu melaju kencang sekali, keluar jalur," kata Musliah di IGD RSUD Subang.

Akibat tabrakan ini Musliah mengalami luka pada bagian muka dan hidungnya.

"Korban yang mengalami luka kebanyakan terluka di kepala dan kaki," ujar Musliah.

Musliah berangkat dari Pekalongan ditemani anaknya, Wilianto (6), dan sepupunya, Alpin (22).

"Untung ini anak saya tidak apa-apa, tidak luka sedikit pun," ujar Musliah.

Sepupu Musliah, Alpin, mengatakan, sebelum kejadian, ia sempat mendengar ada suara mobil mengerem keras sekali.

"Tiba-tiba terdengar suara pecah kaca, dan muka saya berlumuran darah, saya langsung bawa ini (menunjuk kepada Musliah dan Wilianto) keluar untuk menyelamatkan diri," kata Alpin, yang mengaku tidak sempat menyelamatkan yang lain karena panik.

Muarino (41), suami Musliah, mengatakan, ia langsung berangkat ke Subang saat tahu bus yang ditumpangi istrinya terlibat kecelakaan.

"Saya tidak menyangka jadi begini. Tadinya, istri dan sepupu pulang kampung cuma sehari hanya untuk ikut pilkades," ujar Muarino.

Kampung mereka, kata Muatino, berada di Desa Kedungjaran, Kecamatan, Seragi, Kabupaten Pekalongan.

Halaman
123
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved