Kamis, 14 Mei 2026

Populerkan Jabar Someah, Disparbud Gelar Riksa Budaya di Kampung Budaya Sindang Barang

Disparbud Jabar kembali gelar Riksa Budaya di Kampung Budaya Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Kamis (14/11)

Tayang:
Istimewa
Disparbud Jabar menggelar Riksa Budaya di Kampung Budaya Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Kamis (14/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat ( Disparbud Jabar) kembali menggelar Riksa Budaya di Kampung Budaya Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Kamis (14/11/2019).

Kali ini, acara tahunan ini mengusung tema "Jabar Someah".

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan Riksa Budaya tahun ini sekaligus menjadi momentum deklarasi "Jabar Someah".

Menurut Dedi, secara filosofis, Someah merupakan sikap budaya yang sudah melekat pada identitas masyarakat Jawa Barat yang ramah, santun, dan lemah lembut.

Selain Perlu Plang Besar, Pemda Pun Seharusnya Ajukan Pecinan Jamblang Jadi Kawasan Cagar Budaya

Genjot Kunjungan Pariwisata Jawa Barat, Ridwan Kamil Luncurkan Smiling West Java

Dedi menekankan Someah merupakan sikap budaya yang akan menjadi kekuatan nilai budaya dalam mendukung tagline pariwisata Jawa Barat “Smiling West Java”.

Apalagi pariwisata menjadi sektor yang mengutamakan pada keramahan (hospitality) dalam konsep pelayanan kepariwisataan.

"Acara ini diharapkan mampu menjadi media yang menyentuh setiap pribadi masyarakat Jawa Barat intuk mampu menyadari dan menguatkan kembali nilai budaya yang direpresentasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Dedi melalui ponsel, Kamis (14/11/2019).

Lima Kawasan di Jabar Dijadikan Industri Wisata Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition

Destinasi Wisata Edukasi & Wisata Selfie Baru di Kota Cirebon, Ada Monumen VDM 800 GS Dekat Daop 3

Rangkaian event ini antara lain talk show interaktif yang dikemas dalam pertunjukan wayang golek.

Ada juga penampilan seni tradisi seperti longser milenial, tanjidor, topeng blantek, gondangan, reog, jaipong, dan rampak kendang.

Selain itu, ada pula pertunjukan barongsai, kaulinan lembur dan berbagai permainan interaktif.

Acara ini juga turut mempertontonkan tarian kreasi khusus karya seniman lokal berjudul "Utamana Jalma Kudu Rea Batur" serta tarian "Pupuh Pucung" sebagai kreasi menyuarakan keindahan kebersamaan yang didasari nilai dan laku budaya yang Someah.

Aat Suratin selaku penggagas acara menjelaskan nilai-nilai Someah perlu kembali diangkat mengingat telah berkembangnya kesadaran kolektif terhadap pudarnya tanda peradaban suatu kaum.

Menurut dia, aspek perubahan sosial ini perlu disikapi dan disesuaikan dengan pengaruh yang timbul disertai upaya mempertahankan budaya dengan memahami nilai kearifan lokal.

"Penyelenggaraan peristiwa budaya dapat menjadi semacam 'Check Point' perkembangan laku budaya masyarakat Jawa Barat," ujar Aat. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved