Bus Sinar Jaya dan Arimbi Terlibat Kecelakaan di Tol Cipali, Kini Bus Penyok dan Kaca Pecah
Bus Arimbi dan Sinar jaya yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali KM 117.800 jalur B, Kampung Sumberjaya, Desa Wanasari, Kecamatan
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bus Arimbi dan Sinar jaya yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali KM 117.800 jalur B, Kampung Sumberjaya, Desa Wanasari, Kecamatan, Cipunagara, Kabupaten Subang, Kamis malam (14/9/2019)
Kedua bus kini berada di Kantor PTLMS Cilameri Subang.
Bus Sinar Jaya yang pada saat kejadian keluar jalur dan menghantam Bus Arimbi, dilingkari garis polisi.
Sedangkan Bus Arimbi tidak dilingkari garis polisi.
Bagian depan Bus Sinar Jaya terlihat hancur di bagian depan. Kaca bus pecah, tetapi bagian belakang bus masih utuh.
Di belakang Bus Sinar Jaya, terlihat Bus Arimbi.
Bus Arimbi yang berwarna kuning ini mengalami kerusakan di bagian kanan tubuh bus.
Bodi bus terlihat penyok. Seluruh kaca bagian kanan dan depan juga tampak pecah.
Sedangkan bagian kirinya, terdapat dua kaca bus pecah.
• Selama 2019, 32 Orang Tewas di Tol Cipali Gara-gara Kendaraan Menyeberang Pembatas Jalan
Sopir mengaku tak mengantuk
Sebelumnya diberitakan, Bus Sinar Jaya dengan nomor polisi B 7949 IS arah Cirebon tiba-tiba menabrak Bus Arimbi Jaya Agung dengan nomor polisi B 7168 CGA di KM 117 Tol Cipali, Kamis (14/11/2019) dini hari.
Tujuh penumpang bus Arimbi Jaya meninggal dunia. Sopir bus Sinar Jaya, Sanudin (46), selamat dalam peristiwa itu. Ia dirawat di IGD RSUD Ciereng, Kabupaten Subang.
Sanudin mengaku sudah jadi sopir bus sejak 2015. Sebelum jadi sopir bus, ia sempat jadi sopir taksi dan truk.
Pantauan Tribun Jabar, perban tampak melingkar di kepalanya serta menempel di pipi kanan. Hasil rontgen sempat ia pegang.
"Dari Jakarta saya jam 21.00 bawa 14 penumpang. Sepanjang jalan saya ambil jalur kiri. Sebelum kejadian, saya ambil kanan lalu ke jalur tengah karena kosong. Dari situ tiba-tiba bus ke tengah," ujar Sanudin.
Saat bus yang ia bawa tiba-tiba melaju ke tengah jalan, ia disadarkan teriakan penumpang.
"Penumpang di belakang teriak, 'Pak awas nabrak' sambil teriak. Dari situ saya sadar, saya banting ke kiri lalu pojokan bus nabrak bus Arimbi. Dari situ saya sempat tidak sadar," ujar Sanudin.
Ia kembali sadar setelah tabrakan tersebut. Ia mengaku kaca depan busnya pecah.
"Dari situ saya sadar, kepala saya berdarah. Saya berdiri dan ngecek penumpang, saya tanya ada korban gak, mereka jawab enggak ada korban. Saya lalu nunggu ambulans," ujarnya.
Ayah dengan satu anak ini mengaku sedih saat belakangan tahu ada korban meninggal dalam peristiwa itu.
"Awalnya saya enggak tahu pak. Tapi katanya ada yang meninggal, sedih saya pak. Mau gimana, saya juga enggak mau begini," ujarnya.
Ia berulang kali membantah mengantuk saat menyetir.
"Enggak ngantuk Pak, cuma memang kaya seliwir-seliwir ke mata karena tiba-tiba saja saya masuk ke tengah dan menabrak," ujar Sanudin.
• Kecelakaan Tol Cipali: Sopir Tak Sadar Bus Masuk Arah Berlawanan,Banting Setir saat Penumpang Teriak
Daftar korban
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko merilis nama-nama korban kecelakaan tersebut.
Berikut daftar nama korban kecelakaan di Tol Cipali, Jawa Barat.
Korban meninggal dunia:
1) WARSIDIN, laki-laki, umur 53 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Jalan Madrasah No. 26, Rt. 12/02, Kel. Gandaria Selatan, Kec Cilandak, Jakarta Selatan.
2) IMAM SAFI’I, laki-laki, umur 27 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Dusun 1, Rt 02/02, Ds. Boyo Telu, Kec Siwalan, Kab Pekalongan.
3) ARIS YUNIANTO, laki-laki, umur 37 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp/Ds Purwoharjo, Rt 01/01, Kec Comal, Kab Pemalang.
4) SURTA, laki-laki, umur 61 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Cijalit, Rt 05/02, Ds Cibungur, Kec Cigombong, Kab Lebak.
5) KHOFIFAH, perempuan, umur 32 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Tambak Selo Barat, Rt 05/03, Kec Kedung Galar, Kab Ngawi.
6) KUNTARSIH, perempuan, umur 37 tahun, pekerjaan Ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Pantai Sari, Rt 02/01, Kec Bojong, Kab Pekalongan.
7) SALSIS, laki-laki, umur 24 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Serut, Rt 01/06, Ds/Kec Sragi, Kab Pekalongan.
• Begini Kata Pakar Transportasi ITB tentang Seringnya Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali
Korban luka berat:
1) SANUDIN bin ROIBUN, laki-laki, umur 42 tahun, pekerjaan pengemudi, alamat Kp Duren Sawit, Rt 05/03, Ds Kesuben, Kec Lebak Siu, Kab Tegal.
2) BAHRIA, perempuan, umur 60 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Wonorejo, Rt 07/03, Kec Wono Pringgo, Kab Pekalongan.
3) KHOTIMAH, perempuan, umur 55 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Rangkas Kidul, Rt 05/05, Kec Kedung Kuni, Kab Pekalongan.
4) MULTINI, perempuan, umur 36 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp Plumbon, Rt 02/02, Ds Lindu Aji, Kec Paninggaran, Kab Pekalongan.
5) RIYATI, perempuan, umur 51 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Jl Asia Baru, Rt 08/04, Kel Duri Kepa, Kec Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
6) NURHIDAYAH, perempuan, umur 27 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Panti Anom, Rt 02/01, Ds Pantisari, Kec Bojong, Kab Pekalongan.
• Tidak Ada Bekas Rem Bus Sinar Jaya di Lokasi Kecelakaan Maut Tol Cipali
Korban yang mengalami luka ringan :
1) MOH RISQON, laki-laki, umur 21, pekerjaan wiraswasta, alamat Dukuh Gandu Kidul, Rt 04/07, Ds Dadirejo, Kec Tirto, Kab Pekalongan.
2) AWALUDIN, laki-laki, umur 37, pekerjaan wiraswasta, alamat Rusunawa Tambora I Timur ALT XI/01, Rt 01/11, Kel Angke, Kec Tambora, Jakarta Barat.
3) NIA MUSALAM, perempuan, umur 26, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp Suyangan, Rt 02/02, Ds Sidoluhur, Kec Kajen, Kab Pati
4) ABDUL ROHIM, laki-laki, umur 35, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp/Ds Wonorejo, Rt 07/03, Kec Wonopringgo, Kab Pekalongan.
5) RATNA SARI, perempuan, umur 25, pekerjaan wiraswasta, alamat Jl Asia Baru, Rt 08/04, Kel Duri Kepa, Kec Kebun Jeruk, Jakarta Barat.
6) ALPIN, laki-laki, umur 22, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp/Ds Kedungjaran, Rt 05/08, Kec Sragi, Kab Pekalongan.
7) WILYANTO, laki-laki, umur 6, alamat Kp/Ds Kedungjaran, Rt 05/08, Kec Sragi, Kab Pekalongan.
8) ETI MULYATI, perempuan, umur 22, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Wonorejo, Rt 12/05, Kec Kajen, Kab Pekalongan.
9) ENDI, laki-laki, umur 25, pekerjaan pedagang, alamat Kp/Ds Kalipancur, Rt 13/05, Kec Bojong, Kab Pekalongan.
10) RYANTO, laki-laki, umur 19, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Tirto, Rt. 04/07, Ds Gendu Kidul, Kec Tirto, Kab Pekalongan.
Kecelakaan Lalu Lintas terjadi di ruas tol Cipali KM 117.800 jalur B Kampung Sumberjaya, Desa Wanasari, Kecamatan Cipunegara, Kabupaten Subang yang terjadi pada pukul 00.00 WIB.
"Akibat laka lantas tersebut, kedua bus rusak, pengemudi Bus PO Sinar Jaya luka berat, tujuh penumpang bus Arimbi meninggal dunia, lima orang penumpang bus Arimbi Jaya Agung luka berat, dan sepuluh) orang penumpang Bus PO Arimbi luka ringan. Korban dibawa ke RSUD Ciereng Subang," katanya. (TribunJabar.id/Lutfi AM/Mega Nugraha/Daniel Andreand Damanik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sinar-jaya-rusak.jpg)