Sedang Hamil 14 Minggu, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan

Seorang wanita 23 tahun di Australia, Kat Robinson-Williams, berjibaku padamkan api kebakaran hutan meski sedang hamil 14 minggu.

Sedang Hamil 14 Minggu, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan
Kat Robinson-Williams via BBC
Kat Robinson-Williams. Relawan pemadam kebakaran di New South Wales, Australia. Dia bertugas ketika sedang hamil 14 pekan. 

TRIBUNJABAR.ID, SYDNEY - Seorang wanita 23 tahun di Australia, Kat Robinson-Williams, berjibaku padamkan api kebakaran hutan meski sedang hamil 14 minggu.

Dilansir dari Kompas.com, wanita tersebut merupakan anggota sukarelawan Dinas Pemadam Kebakaran Perkotaan New South Wales (NSW) selama 11 tahun terakhir.

Dia mengaku sudah menerima banyak pesan dari koleganya yang merasa khawatir karena dia masih turun ke jalan meski hamil 14 pekan.

Bill Gates Buka Program Beasiswa Plus Uang Saku Rp 315 Juta, IPK 3,5 Bisa Mendaftar, Anda Tertarik?

Tetapi dalam unggahannya di Instagram seperti diberitakan BBC Selasa (12/11/2019), dia menegaskan tidak akan "berdiam diri saja".

"Saya bukanlah tim pemadam pertama yang hamil. Juga bukan yang terakhir. Jika saya masih sanggup, maka saya akan melakukannya," terangnya.

Australia saat ini tengah dilanda kebakaran hutan yang menelan nyawa tiga orang dan menghanguskan 200 rumah sejak berkobar Jumat pekan lalu (8/11/2109).

"Saya Tak Peduli jika Kalian Tak Menyukainya"
Robinson-Williams mengunggah foto-fotonya di Instagram Senin (11/11/2019), yang memperlihatkan di mana dia mengenakan pakaian lengkap.

"Ya, saya adalah tim pemadam. Bukan, saya bukan pria. Ya, saya sedang hamil. Saya tidak peduli jika tidak menyukainya," tulisnya di foto.

Saking Mengapresiasi Kerja Bawahan, Bos Perusahaan Ini Rela Sujud dan Cuci Kaki Karyawan

Si relawan yang berasal dari Hunter Valley di NSW mengungkapkan, dia mengunggahnya setelah teman-temannya memintanya tak turun.

"Saya ingin menegaskan kepada mereka saya baik-baik saja. Saya akan berhenti jika tubuh saya meminta saya untuk berhenti," terangnya.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved