Mantan Wagub Jabar Deddy Mizwar akan Hadiri Penandatanganan Akta Pendirian Partai Gelora
Deddy Mizwar memastikan dirinya hadir dalam penandatanganan akta pendirian Partai Gelora, di Hotel Regis Arion, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).
Rencananya, Deddy Mizwar akan mengundurkan diri dari Demokrat usai Partai Gelora melakukan deklarasi
Alasan terbesar Deddy Mizwar memilih berganti haluan ke Partai Gelora, karena kesamaan visi.
Selain itu, ia juga mengaku cukup intensif berkomunikasi dengan Fahri Hamzah.
"Ya salah satunya karena itu, arah baru. Saya kan sering komunikasi, ikut mendorong lahirnya Gelora. Komunikasi sama Fahri Hamzah, Anis Matta dan kawan-kawan," kata Deddy Mizwar.
• VIDEO Detik-detik Robohnya Atap Stadion GOR Arcamanik, Diawali Hujan Deras dan Angin Kencang
Partai Gelora
Partai Gelora merupakan parta politik baru, yang merupakan akronim dari Partai Gelombang Rakyat.
Melansir dari Antaranews (10/09/2019), partai ini dibentuk Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang kini tak berpartai setelah bersengketa dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Partai ini ditargetkan akan ikut kontestasi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020.
Fahri Hamzah menyebut anggota yang tergabung dalam Partai Gelora merupakan orang potensial menjadi kepala daerah sehingga dirinya yakin akan menang dalam kontestasi nanti.
Kepada Antara, Fahri Hamzah menyebut jika Partai Gelora dibentuk karena adanya permintaan dari para Anggota Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) yang diinisiasinya bersama mantan Presiden PKS Anis Matta.
Selain dirinya dan Anis Matta, Fahri Hamzah menyampaikan terdapat beberapa anggota PKS yang ikut bergabung.
"Ya kalau anda lihat di Kaltim, Wakil Gubernur (Hadi Mulyadi), lalu di Jakarta juga kan banyak. Salah satu cagub berpotensi Tri Wisaksana," ujarnya. (Kompas.com)