Rumah Tempat Mayat Dicor di Musala Kini Angker, Tak Ada Warga yang Berani Masuk, Gotong Royong Jaga
Kepala Dusun Juroju, Misli kepada Surya mengatakan tak satu orang pun yang berani masuk ke rumah tersebut.
TRIBUNJABAR.ID, JEMBER - Rumah kosong milik Surono yang dibunuh lalu jenazahnya dicor dan dikubur di musala rumahnya di Dusun Juroju Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokmbo, Kabupaten Jember kini kosong.
Para penghuni rumah itu yaitu Bs istri Surono, Bh anak Surono dan Jm suami Bs kini berada di kantor polisi mengamankan diri.
Praktis rumah tempat mayat pria dicor di lantai musala tersebut kini tidak berpenghuni.
Kondisi tersebut membuat rumah tersebut berkesan angker, apalagi di bagian belakangnya ada kejadian mayat dicor, yang membuat warga setempat tak berani berlama-lama di tempat itu.
Kepala Dusun Juroju, Misli kepada Surya mengatakan tak satu orang pun yang berani masuk ke rumah tersebut.
"Tidak ada seorang pun yang berani masuk ke rumah tersebut. Apalagi tidak ada penghuni rumah itu. Istri Surono, Bs (Busani) masih diamankan pihak kepolisian, begitu juga anak Surono, Bh (Bahar). Semuanya belum ada yang kembali ke rumah itu," ujar Misli, Rabu (6/11/2019).
Karena kosong warga sekitar berinisiatif menjaga bersama-sama rumah itu.
"Saya minta warga saya gantian, ya nengok atau nyenterin (menyoroti pakai lampu senter) kalau malam hari. Sama-sama menjaga karena rumah masih kosong. Meski semua pintu terkunci. Kami tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan, ada orang tidak bertanggungjawab memanfaatkan kesempatan," kata Misli.
Karena itulah, pihaknya berinisiatif bergotong royong menjaga rumah tersebut.
Pembunuhnya Masih Misteri
Teka-teki siapa sebenarnya pembunuh Surono yang mayatnya ditemukan di bawah musala rumah belum terpecahkan.
Sudah tiga hari ini, polisi belum menetapkan tersangka pembunuhan terhadap Surono.

Istri dan anak Surono, sejak Senin (4/11/2019) malam minta perlindungan kepada aparat kepolisian.
Dalam pemeriksaan, istri Surono, Busani memberikan keterangan berubah-ubah. Sebelumnya, dia menuding pria berinisial Jm sebagai pelaku.
Sekarang, Busani menuding anaknya sendiri Bahar sebagai pembunuh suaminya itu.
Polisi masih terus mendalami kasus itu, antara lain memeriksa secara intensif sejumlah saksi, melakukan olah TKP lanjutan di rumah Surono.