Jelang Pilkada Makassar 2020, 2 Adik Menteri Pertanian Siap Maju Berebut Kursi
Jelang berlangsungnya Pilkada Makassar 2020, dua adik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dikabarkan siap maju memperebutkan kursi Wali Kota Makas
TRIBUNJABAR.ID, MAKASSAR – Jelang berlangsungnya Pilkada Makassar 2020, dua adik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dikabarkan siap maju memperebutkan kursi Wali Kota Makassar.
Adik Syahrul Yasin Limpo yang bekerja sebagai Kepala Balitbangda Pemprov Sulsel, Irman Yasin Limpo, telah mendaftarkan diri ke sejumlah partai mengikuti penjaringan calon wali kota Makassar.
Hal serupa juga dilakukan saudaranya, Haris Yasin Limpo, yang bekerja sebagai Direktur Utama PDAM Makassar.
Haris merupakan adik ke enam Yasin. Ia telah mendaftar di enam partai besar untuk maju sebagai bakal calon wali kota Makassar.
“Yakin lah, karena buat apa saya mendaftar di partai politik kalau tidak yakin. Sudah ada enam partai politik yang sudah ditempati mendaftar. Sudah mendaftar di Golkar, Nasdem, PDI-P, PAN, PKS, dan Gerindra,” ujar dia, dilansir dari Kompas.com, Kamis (7/11/2019).
• Siapa Syahrul Yasin Limpo? Politikus Nasdem Ini Juga Dipanggil Jokowi ke Istana Kepresidenan
Saat ditanya soal pencalonannya yang akan bersaing dengan adik bungsunya, Irman, Haris tidak terlalu menanggapi serius.
Dia mengatakan, saat ini semua orang masih sebatas sebagai bakal calon.
“Nantilah dilihat, karena ini masih sebatas bakal calon. Belum ada penetapannya dari partai politik. Masih dinamis ini prosesnya yang masih dalam tahap awal,” ujar dia.
Sebelumnya, Irman yang sudah menyatakan niatnya maju pada Pilkada Makassar 2020, juga telah mengikuti penjaringan di sejumlah partai.
Irman telah mengikuti fit and proper test di sejumlah partai, termasuk di kantor DPD 1 Golkar, Jalan Bontolempangan, Makassar, Selasa (29/10/2019).
Irman mengaku banyak alasan untuk ikut bertarung di Pilkada Makassar 2020.
Selain itu, sudah banyak gagasan yang dia persiapkan jika nantinya ditunjuk oleh partai untuk maju pada Pilkada Makassar.
“Alasan saya banyak sekali, ada gagasan baik di kepala saya dan tentu saja mendengar kebutuhan masyarakat, dan itu seharusnya bisa diprogramkan. Ada banyak pertanyaan tadi disampaikan tim penjaringan termasuk komitmen di partai. Pertanyaannya normatif-normatif saja sesuai kebutuhan partai,” kata Irman, Rabu (20/10/2019).
(Kompas.com/Hendra Cipto)
• Golkar Segera Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Bandung Pilkada 2020, Ini Tahapannya
• Bawaslu Pantau Petahana yang Maju pada Pilkada Serentak 2020