Tito Karnavian Tantang IPDN Parbaiki Kurikulum yang Sudah Ketinggalan Zaman

Mendagri Tito Karnavian menghadiri pelantikan 1.608 calon praja menjadi Praja IPDN, Kamis (31/10/2019).

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Mendagri Tito Karnavian di IPDN, Kamis (31/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Mendagri Tito Karnavian menghadiri pelantikan 1.608 calon praja menjadi Praja IPDN, Kamis (31/10/2019).

Dalam amanat yang disampaikannya pada para praja yang berbaris rapi, Tito Karnavian menyinggung masalah kurikulum pendidikan yang diterapkan di IPDN.

Mendagri baru tersebut menantang civitas akademika IPDN untuk mampu memperbaiki kurikulum yang sudah ketinggalan zaman.

"Jangan mengambil kurikulum yang monoton itu-itu saja, pelajaran tahun 1980, 1990, 2000 diteruskan di zaman ini, tidak," ujar Tito Karnavian.

Gantikan Wolfgang Pikal, Aji Santoso Sulit Tolak Pinangan Persebaya Surabaya

Tito ingin civitas akademika IPDN mampu menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan dinamika kebutuhan yang berkembang dan berubah dari waktu ke waktu.

Tak hanya menyesuaikan kurikulum dengan dinamika kebutuhan, pola pengajaran pun diharapkan tidak ketinggalan zaman.

"Kita sudah tahu bahwa sekarang ini zaman informasi, maka sistem pendidikan juga dapat menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah," ujarnya.

Ada Kuota Khusus untuk Disabilitas dalam CPNS 2019, Cek Persyaratan dan Keistimewaannya

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved