Gara-gara Sering Main Game Ponsel di dalam Kamar Gelap, Pria Ini Alami Stroke Mata dan Terancam Buta

Ia mengaku sering melakukan hal itu, meski sang isteri sering merasa terganggu dengan kebiasaannya.

Gara-gara Sering Main Game Ponsel di dalam Kamar Gelap, Pria Ini Alami Stroke Mata dan Terancam Buta
imagui.eu
Ilustrasi main game menggunakan smartphone 

TRIBUNNEWS.COM - Sering menatap smartphone di kamar yang gelap menjelang tidur? Tidak ada salahnya untuk segera memperbaiki kebiasaan tersebut.

Sebab, seorang pria di China mengalami kebutaan temporer setelah bermain game di kamar yang gelap. Wang, pria yang berasal dari Kota Xian, Provinsi Shaanxi, China, mengaku kehilangan bermain game smartphone di kamar dalam kondisi gelap sebelum tidur.

Ia mengaku sering melakukan hal itu, meski sang isteri sering merasa terganggu dengan kebiasaannya.

"Saya senang bermain ponsel, tapi pada malam hari, isteri saya tidak suka saya memainkan ponsel karena cahayanya terlalu terang setelah lampu kamar dimatikan," aku Wang.

Baca: Viral Remaja 15 Tahun Idap Rabun Jauh Ekstrem 2400 Derajat & Cahaya Biru Gegara Sering Main Game

Wang mengaku masih bisa menggunakan mata sebelah kanan untuk melihat ponsel. "Saya bisa melihat beberapa kata tapi tidak yang lainnya," ujar Wang.

Stroke mata Namun belum diketahui apakah kedua matanya bermasalah atau hanya salah satunya. Lei Tao, doktor yang menangani Wang mengatakan, pasiennya tersebut menderita stroke mata atau yang dikenal pula dengan sebutan oklusi arteri retina.

Oklusi arteri retina adalah penyumbatan suplai darah dalam arteri ke retina. Penyumbatan disebabkan oleh gumpalan atau penyempitan darah ke retina.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani medis akan menyebabkan kebutaan permanen. Wang bukanlah pasien pertama yang menderita gangguan mata setelah bermain ponsel.

Menurut Tao, ada sekitar 20 pasien lain dalam bulan yang sama dengan keluhan gangguan pengelihatan setelah menggunakan ponsel mereka terlalu banyak.

Kebanyakan dari mereka adalah anak muda. "Penyumbatan arteri di retina terjadi tiba-tiba, hal ini serius dan menjadi penyebab utama gangguan mata yang mengarah ke kebutaan," jelas Wang.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved