'Pukulan Keras' Buat Demokrat, AHY Tak Jadi Menteri, SBY Bakal Turun Tangan Soal Sikap Partainya

Susunan kabinet Indonesia Maju dalam pemerintahan Jokowi dan Maruf Amin bisa jadi 'pukulan keras' buat Partai Demokrat.

Penulis: Widia Lestari | Editor: taufik ismail
Kolase Tribun Jabar (Kompas dan Instagram/agusyudhoyono)
SBY dan AHY 

TRIBUNJABAR.ID - Susunan kabinet Indonesia Maju dalam pemerintahan Jokowi dan Maruf Amin bisa jadi 'pukulan keras' buat Partai Demokrat.

Tak ada kadernya yang masuk dalam jajaran menteri, termasuk Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.

Seperti yang banyak diberitakan, sebelumnya AHY ramai disebut-sebut menjadi calon menteri Jokowi.

Namun, ternyata tak ada satu pun kader Partai Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY yang menjadi menteri Jokowi.

Kini Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan pun memberikan tanggapan terkait keputusan presiden soal manteri di kabinet Indonesia Maju.

Waketum Demokrat AHY Buka Suara Setelah Namanya Tak Masuk Jadi Menteri, Beri Pesan Ini ke Jokowi

Ia menyebut, menghormati keputusan politik Presiden Jokowi.

teka teki AHY jadi menteri kebinet kerja Jokowi
teka teki AHY jadi menteri kebinet kerja Jokowi (Instagram @agusyudhoyono @jokowi)

"Partai Demokrat menghormati keputusan politik Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat dalam jajaran pemerintahannya," katanya dalam keterangan tertulis di laman resmi Partai Demokrat, Rabu (23/10/2019).

Selain itu, ia juga mengatakan, terlepas dari ajakan Jokowi sebelumnya, Partai Demokrat yakin keputusan itu memiliki tujuan baik.

"Terlepas dari komunikasi dan ajakan Presiden Jokowi kepada Partai Demokrat pasca-Pemilu 2019, Partai Demokrat meyakini keputusan Presiden Jokowi tidak menyertakan Partai Demokrat memiliki niat dan tujuan yang baik," ujarnya.

Soal Jatah Kursi Menteri, Putra SBY Sebut Demokrat Hanya Jadi Penonton

Pihaknya pun mendoakan kabinet pemerintahan Jokowi dan Maruf Amin bisa mengemban tugas dan memenuhi harapan rakyat sesuai janji kampanye pada Pilpres 2019.

Selain itu, Hinca Panjaitan pun menyinggung soal sikap politik Partai Demokrat untuk lima tahun ke depan.

Dalam hal ini, SBY disebut akan turun tangan untuk mengumumkan posisi partainya melalui sebuah pidato.

"Tentang di mana posisi Partai Demokrat ke depan akan ditentukan kemudian. Pada saatnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Bapak SBY akan menyampaikan secara resmi," ujarnya.

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10/2019). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari via Kompas.com)

Selain Hinca Panjaitan, AHY pun turut buka suara melalui postingan di media sosial.

Melalui Instagram, ia mengunggah foto Jokowi dan Maruf Amin, serta para menteri dalam kabinet Indonesia Maju.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved