Mengenang Stasiun Paoman, Dibangun Tahun 1912 dan Menjadi Salah Satu Pusat Perekonomian di Indramayu
Stasiun Indramayu yang berlokasi di Kelurahan Paomanini menjadi tapak tilas perkeretaapian di Pulau Jawa yang sudah tidak lagi aktif.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Stasiun Indramayu yang berlokasi di Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu ini menjadi tapak tilas perkeretaapian di Pulau Jawa yang sudah tidak lagi aktif.
Oleh masyarakat sekitar, Stasiun Indramayu memiliki kenangan tersendiri karena menjadi salah satu pusat roda perekonomian di masanya duhulu.
Meski bernama Stasiun Indramayu, namun mereka lebih mengenal stasiun ini dengan sebutan Stasiun Paoman karena terletak di perkampungan Paoman.
Warga setempat, Sikin (55) mengatakan, bangunan Stasiun Paoman memiliki gaya arsitektur yang khas dari zaman Kolonial Belanda.

Dahulu Stasiun Paoman dibangun oleh perusahaan Staatspoorwegen (SS) untuk melayani angkutan barang hasil bumi pada tahun 1912.
Pada masanya Stasiun Paoman hanya melayani satu jalur KA saja, yaitu lintas cabang dari Stasiun Jatibarang menuju Indramayu sebagai pusat kota dengan jarak tempuh sekitar 19 kilometer.
"Nah dari sini bawa barang-barang, seperti kepiting, ikan asin, garam, padi. Nanti ditaruh di Jatibarang," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (20/10/2019).
Sikin menjelaskan, dahulu selain Bandar Cimanuk yang merupakan pelabuhan ternama di Pulau Jawa, Stasiun Paoman pun menjadi pusat roda perekonomian kala itu.
• PT KAI Kembali Hadirkan Rail Clinic di Indramayu, Kali Ini di Stasiun Haurgeulis
• Sempat Viral di Media Sosial Tak Penyekat, Toilet di Stasiun Ciamis Kini Sudah Disekat, Ini Fotonya
• Menengok Stasiun Cimahi yang Sudah Berusia 135 Tahun, Bangunan Artistik dengan Jendela Jalusi Besi
Beragam hasil bumi di Indramayu di kirim ke berbagai daerah melalui Stasiun Paoman ke Stasiun Jatibarang baru kemudian di kirim ke berbagai daerah, seperti Cirebon, Jakarta, dan daerah lainnya.
Stasiun Paoman juga dipergunakan untuk angkutan perjalanan penumpang.
"Dahulu sebelum ada jalan ini adalah jalur kereta. Hanya ada satu jalur jadi PP kereta itu. Pengoperasiannya 6 kali dalam sehari," ujar dia.
Ada beberapa stasiun kecil atau pemberhentian pada jalur KA Jatibarang-Indramayu ini dahulu, yakni Jatibarang, Pawidean, Kalikrasak, Lobener, Karangsembung, Pekandangan, Cimanuk, Indramayu Pasar, Pasaranyar, Karangturi, dan Indramayu.
Diceritakan Sikin, sekarang Stasiun Paoman sudah menjadi stasiun non aktif.
Stasiun itu ditutup pengoperasiannya pada tahun 1978.
