Ingin Tambah Tato Tapi Tak Punya Uang, Pria di Cirebon Nekat Rampok Minimarket Pakai Korek Api
Kedua tersangka adalah yakni, LK (21), warga Desa Purbawinangun, Kecamatan Plumbon dan RF (23), warga Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cireb
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor atau Polres Cirebon, menangkap dua orang bandit yang melakukan pencurian disertai kekerasan disebuah minimarket di Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon.
Kedua tersangka adalah yakni, LK (21), warga Desa Purbawinangun, Kecamatan Plumbon dan RF (23), warga Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.
LK menuturkan, motivasinya merampok minimarket adalah ingin menambah tato di badannya, namun tidak memiliki uang. Ia mengaku sudah tidak bekerja sejak putus kontrak dari pekerjaannya.
"Rencananya, uang hasil rampok itu buat bikin tato. Baru di tangan saja yang dibikin. Ya sudah, saya ajak teman saya yang ngomongnya butuh buat makan," kata LK di Mapolres Cirebon, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (15/10/2019).
• Viral, Wanita Ini Curhat Ayahnya Jadi Driver Ojek Online Dulu Manajer di Jepang, Tuai Pujian Netizen
LK mengatakan, bahwa ia menyesali perbuatannya tersebut dan mengaku ikhlas bila dipenjara seumur hidup.
"Saya ikhlas dan siap bertanggung jawab," katanya.
Tersangka lainnya, RF, mengatakan bahwa ia terpengaruh ajakan LK dan terdesak kebutuhan ekonomi.
"Saya kan sudah tidak kerja, kemudian ada yang ajak mencuri, ya saya mau saja," katanya.
Berdasarkan informasi, aksi yang dilakukan oleh kedua bandit tersebut terjadi di toko Alfarmart, Jalan Imam Bonjol, Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, pada Rabu (9/10/2019), kira-kira pukul 21.07 WIB.
Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, mengatakan bahwa kedua bandit tersebut masuk ke dalam minimarket dan langsung saja mengancam kasir sambil mengeluarkan senjata clurit dan korek api berbentuk revolver.
Setelah kasir ketakutan, kemudian bandit-bandit tersebut mengambil uang yang ada di dalam mesin kasir, serta mengambil pula ponsel pintar jenis tablet.
"Setelah mengambil, kemudian mereka melarikan diri. Tetapi aksi mereka terekam CCTV," kata Suhermanto di Mapolres Cirebon, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Selasa (15/10/2019).
Suhermanto mengatakan, kedua bandit tersebut sudah beraksi dua kali, yang pertama di Kabupaten Cirebon dan kedua di Kota Cirebon.
Ia menambahkan, keduanya ditangkap di tempat yang berbeda, untuk LK di Kabupaten Kuningan dan RF di Kabupaten Cirebon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/lk-bandit.jpg)