Dedi Mulyadi Siapkan Program Kapursirih Herang, Jadikan Sungai di Tiga Daerah Ini Bersih

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menggagas program Kapursirih Herang atau sungai Karawang, Purwakarta, dan Bekasi Bersih dan Herang.

Dedi Mulyadi Siapkan Program Kapursirih Herang, Jadikan Sungai di Tiga Daerah Ini Bersih
Istimewa
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi di Purwakarta, Minggu (2/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menggagas program Kapursirih Herang atau sungai Karawang, Purwakarta, dan Bekasi Bersih dan Herang.

Dedi mengatakan akan memulai gagasan Kapursirih Herang dari pengelolaan limbah dan sampah, baik dari industri maupun rumah tangga.

“Pertama, sampah rumah tangga harus diurai dari rumah," kata Dedi melalui ponsel, Senin (14/10/2019).

Untuk pengelolaan limbah cair rumah tangga, misalnya, di perumahan dilakukan dengan membuat Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal yaitu IPAL untuk 400 rumah tangga dan limbah yang dihasilkan kembali jernih saat mengalir ke sungai.

Tambang Batu di Purwakarta Ini Rugikan Warga, Dedi Mulyadi Besok ke Pemprov Jabar Minta Dicabut

Soal Batu Besar Timpa Rumah Warga di Purwakarta, Dedi Mulyadi: Cabut Saja Izin Usaha PT MSS

Bangun IPAL Bersama, Solusi Dedi Mulyadi Atasi Pencemaran Lingkungan di Tiga Daerah Ini

Untuk membuat IPAL Komunal tersebut, dibutuhkan biaya sekitar Rp 350 juta. Menurutnya, biaya tersebut cukup murah, tapi manfaat positifnya bisa dirasakan masyarakat luas.

Dengan langkah ini Dedi pun menargetkan sungai-sungai minimal di Purwakarta, Karawang dan Bekasi, daerah pemilihan tempat ia melenggang ke DPR, bersih dan jernih.

“Kita mulai dari daerah ini dulu, karena ini jangka panjang, misalnya ini selesainya 10 tahun baru selesai. Tapi harus dimulai dari sekarang," katanya.

Pihaknya juga menegaskan kawasan industri juga perlu membangun IPAL komunal. Ini juga sebagai solusi pencemaran dari limbah-limbah pabrik.

"Tahap awal yang dilakukan di Purwakarta, termasuk IPAL komunal yaitu uji lab, kemudian pembuatan IPAL Sungai Cilamaya. Selanjutnya membuat IPAL komunal dari lingkup bawah. Minimal tahun depan 10 desa memilikinya," kata Dedi.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved