Kurangi Kepadatan Lalu Lintas, Pemkot Tasikmalaya Butuh Bantuan Pemprov Kebut Proyek Lingkar Utara

Pemerintah Kota Tasikmalaya akan mengebut penyelesaian pembangunan Jalan Lingkar Utara sebagai penunjang hadirnya tol Bandung-Garut-Tasikmalaya.

Kurangi Kepadatan Lalu Lintas, Pemkot Tasikmalaya Butuh Bantuan Pemprov Kebut Proyek Lingkar Utara
Tribun Jabar/Yulis Sulistyawan
ilustrasi jalan tol 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya akan mengebut penyelesaian pembangunan Jalan Lingkar Utara sebagai penunjang hadirnya tol Bandung-Garut-Tasikmalaya.

Menurut Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, penyelesaian Jalur Lingkar Utara sangat diperlukan, pasalnya jalur tersebut vital untuk mengurangi kepadatan di dalam Kota Tasikmalaya.

Tol tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 2024.

"Jika belum selesai kan, nanti tol beroperasi, maka beban jalur kota akan bertambah," kata Budi, Senin (14/10/2019).

Luas Lahan Persawahan di Kabupaten Tasikmalaya Terus Berkurang, Ketua DPRD: Perlu Regulasi

Untuk mengebut proyek Lingkar Utara itu, lanjut Budi, dibutuhkan bantuan anggaran dari Pemprov Jabar.

Dia menyebutkan, saat ini diperlukan anggaran untuk menyelesaikan jembatan yang melintang di atas Sungai Ciloseh sepanjang 170 meter dengan lebar 30 meter.

"Kami estimasikan anggaran sebesar Rp 150 Miliar untuk jembatan itu. Selain itu, kan ada Jembatan Cikalang. Setelah selesai tinggal membangun badan jalan," kata dia.

Sebagai informasi, berdasar trase yang telah ditentukan Pemprov Jabar, Kota Tasikmalaya rencananya akan memiliki exit tol berlokasi di Jalan Gubernur Sewaka, Mangkubumi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya, Adang Mulyana, menjelaskan Jalur Lingkar Utara merupakan jalur yang terkoneksi ke Kabupaten Ciamis tanpa melalui jalur kota.

LAGI HEBOH, Apa itu Crosshijaber? Antara Penyimpangan Seksual dan Hobi yang Heboh di Media Sosial

Menurutnya, jika Lingkar Utara belum selesai, maka jalur kota tak akan bisa menopang volume kendaraan saat nanti tol dioperasikan.

"Berat jalur kota nanti ketika Lingkar belum siap ketika tol sudah jadi. Dari Ciamis, Cikoneng ke kota semua, Karangnunggal masuk ke kota maka harus membagi beban. Kami sudah bahas dengan Provinsi, Balai Wilayah 6 sudah sampaikan supaya Lingtar selesai," jelasnya.

Sementara itu, pembangunan jembatan sejauh ini, kata Adang, sudah mencapai 60 persen dan ditargetkan tahun depan selesai.

Atta Halilintar Susah Payah Dagang & Cari Makanan Sisa hingga Sukses,Kini Namanya Dicoreng Bebby Fey

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved