Luas Lahan Persawahan di Kabupaten Tasikmalaya Terus Berkurang, Ketua DPRD: Perlu Regulasi

Semakin berkurangnya luas lahan persawahan, lanjut Heti Heryati, tentunya berpengaruh pada tingkat produksi gabah.

Luas Lahan Persawahan di Kabupaten Tasikmalaya Terus Berkurang, Ketua DPRD: Perlu Regulasi
Tribun Jabar/ Isep Heri
sejumlah tanah sawah di Kampung Sakaruji, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah terlihat retak-retak akibat tak terairi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya mencatat setiap tahun lahan persawahan di wilayahnya semakin berkurang.

Terakhir pada 2018, pihaknya mencatat lahan persawahan berkurang sekitar 8,49 persen atau 4.023 hektare.

Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya, Heti Heryati, mengatakan makin berkurangnya luas persawahan di wilayahnya bisa disebabkan berbagai faktor.

"Di antaranya bisa dikarenakan alih fungsi lahan menjadi permukiman, kemudian pembangunan sarana bisnis atau gudang, bisa juga karena femomena alam semisal bencana alam," katanya saat dihubungi, Sabtu (12/10/2019).

Semakin berkurangnya luas persawahan, lanjut Heti Heryati, tentunya berpengaruh pada tingkat produksi gabah.

"Tahun lalu saja, target gabah mencapai 900 ribu ton hampir tidak tercapai," ujar Heti Heryati.

Bantu Krisis Air di Priangan Timur, ACT Tasikmalaya Salurkan 500 Ribu Liter Air & Bangun Sumur Wakaf

11 Pria Diciduk Polisi di Mangkubumi Tasikmalaya, Pukuli Orang dan Ancam Tembak Pakai Pistol Rakitan

Sementara itu luas lahan persawahan yang masih ada di Kabupaten Tasikmalaya saat ini seluas 51.399 hektare.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayyubi untuk antisipasi terus berkurangnya lahan persawahan memang diperlukan regulasi.

"Semakin berkurangnya luas area persawahan berpengaruh terhadap ketahanan pangan. Memang perlu adanya peraturan yang melindunginya, antara lain peraturan daerah (Perda) tentang sawah abadi," kata dia.

Selain itu, untuk mengimbangi alih fungsi lahan mestinya ada upaya percetakan sawah baru di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Mengenai perda sawah abadi, ia akan berkordinasi dan berkomunikasi dengan pimpinan dan anggota DPRD lainnya.

"Karena dalam pembentukan perda perlu adanya masukan dari semua pihak," ujarnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved