Selasa, 5 Mei 2026

Prof Dr Rina Indiastuti M.SIE Terpilih Secara Aklamasi sebagai Rektor Unpad Periode 2019-2024

Prof Dr Rina Indiastuti M.SIE secara resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Padjadjaran ( Unpad) periode 2019-2024.

Tayang:
Penulis: Cipta Permana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
Prof Dr Rina Indiastuti M.SIE terpilih sebagai Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) periode 2019-2024. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Prof Dr Rina Indiastuti M.SIE secara resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Padjadjaran ( Unpad) periode 2019-2024.

Penetapan Prof Rina sebagai rektor dilakukan melalui sidang pleno yang digelar MWA Unpad di Ruang Serba Guna Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Kota Bandung, Minggu (6/10/2019).

Ketua MWA Unpad, Rudiantara mengatakan, penetapan Prof Rina sebagai rektor berdasarkan aklamasi yang dilakukan oleh seluruh anggota MWA Unpad.

Proses aklamasi ini menjadi satu kelebihan dalam proses pemilihan rektor di Unpad, mengingat tidak digunakannya sistem voting dalam pemilihan tersebut.

“Aklamasi 100 persen, bahkan tidak dilakukan perhitungan suara,” ujar Rudiantara dalam jumpa pers yang digelar di ruang Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung Minggu sore.

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika RI tersebut menuturkan, pemilihan rektor dari 6 Calon Rektor ini bukan untuk mencari yang terbaik.

Ia menegaskan, rektor terpilih merupakan sosok yang bisa melengkapi satu sama lain.

“Para 6 Calon Rektor ini mereka saling berkomitmen kalau mereka dipilih, mereka mau mengajak dan memanfaatkan program yang bagus dari yang lain. Yang tidak dipilih, mereka mau mendukung dan menjadi tim dari Rektor dipilih. Jadi ini suasananya kekeluargaan tapi tetap mendahulukan kualitas,” ucapnya.

Selain dihadiri seluruh anggota MWA Unpad, jumpa pers tersebut juga menghadirkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI Prof Ismunandar mewakili Menristekdikti.

Rudiantara mendorong Rektor baru dapat menakhodai Unpad untuk masuk menjadi 500 besar perguruan tinggi dunia.

Upaya ini merupakan target pemerintah kepada Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum.

“Kita buat program strategis dan program quick win. Sampai dengan akhir tahun, MWA akan membantu Rektor dipilih ( rektor baru) untuk menyiapkan program strategisnya,” kata Rudiantara.

Pada kesempatan itu, Prof. Rina mengatakan, untuk bisa mencapai target 500 perguruan tinggi kelas dunia dibutuhkan kerja sama yang baik dengan seluruh unsur.

“PTN Badan Hukum dituntut masuk 500 top perguruan tinggi dunia, tidak mungkin dijalankan sendirian. Unpad punya momentum baik bersama-sama untuk jalan menuju 500 perguruan tinggi kelas dunia,” terang Prof Rina.

Rencana Program

Terkait program quick win, ada sejumlah rencana program yang akan dijalankan.

Pertama, Unpad akan mengevaluasi organisasi kemahasiswaan.

Ini bertujuan agar energi mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan dapat tersalurkan dengan baik.

“Mahasiswa kita rancang untuk lulus tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi punya kompetensi lainnya,” kata Prof Rina.

Selain itu, Unpad juga berkomitmen meningkatkan dukungan untuk Jawa Barat.

Program keterbukaan akses pendidikan bagi masyarakat Jawa Barat akan tetap dipertahankan.

Salah satu wujud dukungan lainnya adanya pendirian Pusat Studi Jawa Barat.

Upaya ini menjadi harapan bagi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil berharap agar Pusat Studi Jawa Barat di Unpad dapat mendukung penyelesaian beragam problematikan di Jawa Barat dalam lima tahun ke depan.

Sebelumnya, proses pemilihan Rektor Unpad 2019-2024 ini menghasilkan 6 Calon Rektor hasil seleksi.

Selain Prof Rina, kelima calon rektor lainnya adalah Prof Arief S Kartasasmita dr SP M(K) MKes PhD; Dr Arry Bainus MA; Prof Dr Ir Hendarmawan MSc; Dr Keri Lestari MSi Apt; dan Prof Dr Unang Supratman MSi.

Tahapan proses pemilihannya, mulai dari penjaringan Bakal Calon Rektor secara daring, penetapan Calon Rektor melalui sidang pleno Senat Akademik, hingga meminta masukan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Selain itu, penilaian juga dilakukan dari rekam jejak perilaku media sosial, penilaian dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, hingga asesmen oleh Telkom Assessment Center Indonesia.

Prof Rina Indiastuti merupakan guru besar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad.

Lahir di Kediri, 10 Januari 1961, Prof Rina menyelesaikan studi Sarjana Ekonomi di Unpad pada 1984, Magister Manajemen Industri di ITB pada 1989, dan Doktor Ekonomi Industri di Osaka Prefecture University, Jepang, pada 1999.

Prof Rina pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Unpad 2009-2012, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Keuangan pada 2012-2015, serta Sekretaris Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI 2017-2019.

Prof Rina akan dilantik sebagai Rektor Unpad melalui upacara pelantikan yang akan digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Kota Bandung, Senin (7/10/2019).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved