Viral, Video Perempuan di Manado tanpa Busana Bareng Seorang Pria, Begini Kata Polisi
Sebuah video yang menampilkan seorang wanita tanpa busana sedang membersihkan tubuhnya dengan handuk viral di media sosial.
TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video yang menampilkan seorang wanita tanpa busana sedang membersihkan tubuhnya dengan handuk viral di media sosial.
Pengambilan video itu diduga di sebuah hotel di Kota Manado.
Viralnya video itu membuat pihak kepolisian angkat bicara.
Menanggapi akan hal itu, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Dr Remigius Sigit Tri Hardjanto MSi menyebut akan melidik kasus video tersebut.
"Nanti kita lidik, Tim siber Polda Sulut akan melidik dan mencari siapa sosok yang awalnya menyebarkan video tersebut," kata Kapolda Sigit, Kamis (3/10/2019).
Kapolda Prihatin dengan adanya video tersebut.
"Kalau perlu tidak usah diviralkan, kita taketon. Kita sementara lidik lokasi tersebut dan diharapkan video tersebut tidak menjadi konsumsi masyarakat Manado khususnya," katanya.
Kapolda mengimbau kepada orangtua terus bisa mengawasi, menasihati anak-anaknya dalam pergaulan.
"Awasi anak kita dalam pergaulannya, agar tidak terjerumus dalam hal negative," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video panas menggegerkan warga Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan seorang cewek berambut panjang tengah membersihkan tubuhnya.
Ia tengah mengelap tubuhnya dengan handuk berwarna putih.
• Bejat, Guru Ngaji di Samarinda Cabuli 4 Muridnya yang Masih SD
Gadis itu terlihat tak mengenakan sehelai benangpun di tubuhnya.
Ia ada di dalam sebuah kamar.
Diduga itu adalah kamar hotel atau mungkin saja sebuah penginapan.
Hal itu terlihat dari adanya fasilitas kamar yang menyerupai kamar hotel.
Dalam video itu rupanya ia tak sendiri.
Hal itu karena ada suara yang terdengar dari video itu.
Ya diduga kuat itu adalah suara pria.
Dugaan sementara pria itu adalah sosok yang merekam video panas itu.
Kalau didengar dengan seksama, kedua orang dalam video ini menggunakan dialeg Manado.
Di detik kedua, si gadis terdengar menyebut Koko Wanea.
Sekadar diketahui Koko Wanea adalah daerah yang ada di Kota Manado.
Terdengar pula si perekam bertanya kembali soal Koko.
• Kronologi Pencabulan Siswi SMP yang Buat Cisompet Rawan, Diantar Pulang Malah Bertemu Ayah Korban
Si perekam kemudian bertanya soal jam pertemuan.
"Jam berapa torang dua kamari (jam berapa kita berdua kemari)," tanya si perekam video.
Si perekam kemudian menyebut agar mereka bertemu di Mantos (pusat perbelanjaan) saja.
"Baku dapa di Mantos jo tong dua neh baku dapa di Mantos," ucap si perekam yang kemudian ditanggapi oleh gadis yang sedari tadi mengeringkan tubuhnya dengan handuk itu.
"Nanti ba kabar no (nanti kabarin)," jawab si gadis itu.
Si gadis itu kemudian berjalan ke arah belakang kaca bayang.
Gadis itu telihat memakai celana.
Ia kemudian meminta agar dibelikan baju.
"Mar tasuka beli akang baju pa kita (tapi aku mau dibeliin baju)," kata gadis itu.
"Baju apa?." tanya si perekam video.
"Mar tasuka kak yang beli akang (tapi mauku kakak yang beliin," ujar si gadis sambil memakai celana pendeknya.
Di akhir video kemudian si perekam mengatakan agar si wanita yang memilih baju itu.
"Mar musti ngana yang pilih nimbole kita yang pilih (tapi harus kamu yang milih, nggak boleh aku yang pilih)," tutup pria itu di akhir video.
Hingga berita ini diterbitkan, Tribunmanado.co.id masih mencari tahu identitas orang-orang dalam video ini.
Video ini beredar di media sosial baik di Facebook hingga WhatsApp.
Belum diketahui siapa orang-orang dalam video ini.
Namun jika melihat isi videonya, diduga si gadis masih berusia belasan tahun.
Keduanya terlihat tengah berswafoto di atas ranjang.
Pria itu terlihat sudah berumur atau lebih tua darinya.
Pria itu memakai kaus putih dan mencium pipi gadis itu.
Belum diketahui apa hubungan gadis itu dan si perekam.
Hingga berita ini diturunkan, video ini terus jadi bahasan warganet.
Terpantau di media sosial Facebook dan Instagram, warganet ramai-ramai membahas soal video itu.
Ada yang menulis di Facebook soal video Mantos, hingga ada yang menulis soal beli baju. (Tribunmanado.co.id/Indri Fransiska Panigoro).