Wawancara Eksklusif
Kepala Diskominfo Jabar Blak-blakan Soal Desa Digital Ponsel Rp 60 Miliar, Belum Pulsa Bulanan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat ( Pemprov Jabar ), secara bertahap, terus membagikan puluhan ribu ponsel pintar untuk para ketua RW se-Jabar.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.ID- Pemerintah Provinsi Jawa Barat ( Pemprov Jabar ), secara bertahap, terus membagikan puluhan ribu ponsel pintar untuk para ketua RW se-Jabar.
Pembagian telepon pintar ini dalam rangka mempercepat terwujudnya desa digital, yang digagas Pemprov Jabar melalui program Jabar Digital Province.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Pemprov Jabar juga menyiapkan aplikasi khusus yang dinamai "Sapa Warga".
Kepada jurnalis Tribun Jabar Cipta Permana, Kepala Diskominfo Jabar Setiaji SE MSi mengatakan, untuk membeli puluhan ribu ponsel pintar ini, Pemprov menggelontorkan dana puluhan miliar rupiah.
Benarkah pembelian puluhan ribu ponsel pintar ini sudah dikaji secara mendalam? Bagaimana pula mekanisme pertanggungjawabannya? Berikut petikan wawancaranya.
• Liga Champions, Liverpool vs Salzburg, Hujan 7 Gol Terjadi di Stadion Anfield
• Sudah Dirilis di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasi Ponsel Pintar Huawei P30 Series
KAPAN bagi-bagi telepon pintar ini dicanangkan?
Program pembagian telepon pintar dengan aplikasi Sapa Warga yang terinstal di dalamnya sudah dicanangkan tahun lalu dan sudah masuk ke anggaran 2019.
Jadi, saat ini kami di Dinas Kominfo berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Desa Pemprov Jabar telah membagikan lebih dari 23 ribu dari total 53 ribu telepon pintar kepada kabupaten/kota yang memiliki desa/kelurahan.
Alokasi anggarannya diberikan kepada Dinas Pemberdayaan Desa dan dimasukkan ke bantuan keuangan di tiap desa/kelurahan sehingga pengurus desa/kelurahan yang akan membelanjakan telepon pintar tadi dengan jumlah desa/RW masing-masing.
Apakah telepon pintar ini selanjutnya menjadi hak milik pribadi atau aset inventaris RW?
Karena anggaran telepon pintar dibelanjakan dengan tujuan tidak hanya membantu komunikasi di wilayah mereka, tapi juga komunikasi antara pemerintah daerah dengan kewilayahan kabupaten/kota.
Maka, ini bukan hak milik pribadi melainkan aset yang dikelola oleh ketua RW atau desa yang akan diberi turun-temurun seiring bergantinya masa jabatan kepengurusan.
• Inilah Sosok Suami Puan Maharani, Seorang Pebisnis yang Geluti Bidang Gas hingga Properti Mewah
• H-2 Persib Bandung Hadapi Madura United, Supardi Enggan Remehkan Kondisi Tuan Rumah
Apa kelebihan fitur di aplikasi Sapa Warga yang terinstal di telepon pintar ketua RW ini?
Aplikasi Sapa Warga ini memiliki tiga fitur. Pertama, fitur informasi, untuk memberikan beragam informasi pemberitaan harian, baik dari Tribun Jabar, misalnya, informasi bersifat imbauan kegiatan, emergensi seperti bencana alam, nomor darurat, harga pangan, dan sebagainya, yang langsung masuk ke telepon pintar mereka.
Kedua, fitur aspirasi warga. Melalui fitur ini warga dapat menyampaikan ide dan gagasan dalam rangka membangun pemerintah dan lingkungan sekitarnya. Warga juga bisa menyampaikan keluhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kepala-diskominfo-jabar-setiaji-se-msi.jpg)