Sebelum Massa Unjuk Rasa Datang, Kapolrestabes Bandung Kumpulkan Guru BP di Halaman Gedung Sate

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengumpulkan beberapa Guru BP dan perwakilan sekolah se Bandung Raya di halaman Gedung Sate

Sebelum Massa Unjuk Rasa Datang, Kapolrestabes Bandung Kumpulkan Guru BP di Halaman Gedung Sate
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema sedang berkomunikasi dengan sejumlah guru di halaman Gedung Sate, Senin (30/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengumpulkan beberapa Guru BP dan perwakilan sekolah se Bandung Raya di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (30/9/2019).

Hal itu dilakukan sebelum massa unjuk rasa datang di depan Gedung Sate.

"Ini merupakan sebagai tindak lanjut dari surat edaran SK Mendikbud terkait maraknya unjuk rasa yang melibatkan Pelajar, umumnya dari Bandung Raya. Masukannya, agar mereka menyampaikan aspirasi dan mewaspadai agar tidak terjadi tindakan anarkis. Kami berharap agar tenaga pendidik bisa memberikan arahan dan bimbingan ke hal positif," kata Irman usai berdiskusi dengan sejumlah Guru.

Kapolrestabes Bandung juga berharap agar pelajar yang ikut unjuk rasa tidak terprovokasi dan terbawa suasana yang bisa menimbulkan pelanggaran hukum.

2.050 Personel Keamanan Amankan Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Gedung Sate Bandung

Ini Delapan Tuntutan Massa yang Saat Ini Berunjuk Rasa di Depan Gedung Sate Bandung

Irman menjelaskan hasil evaluasinya dalam setiap aksi ada beberapa pelajar yang hanya ikut-ikutan dalam unjuk rasa.

Komunikasi yang dilakukan pelajar ialah melalui media sosial. Hal ini dinilainya agar guru bisa memberikan arahan kepada pelajar agar bijak menggunakan media sosial.

Kombes Pol Irman Sugema juga mengatakan bahwa jajarannya telah melakukan penyisiran terhadap barang bawaan peserta aksi.

Ia berharap, tidak ditemukan barang berbahaya ke lokasi aksi.

Irman berpesan, agar peserta aksi yang didominasi pelajar tersebut bisa berjalan kondusif, lancar, dan aman.

Ia berharap tidak ada tindakan anarkis. Upaya melalui imbauan secara terus-menerus dilakukan pihak Kepolisian.

"Kami juga mengimbau, agar pelajar tidak terprovokasi oleh kelompok apapun. Kami sedang mendalami terkait adanya kelompok-kelompok yang menyusupi aksi tersebut, yang berpotensi menyebabkan tindakan anarkis," katanya.

Begini Upaya Pemkot Cimahi dalam Mencegah Pelajar Ikut Unjuk Rasa

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved