Kamis, 11 Juni 2026

Bukan Sembarang Bumbu Dapur, Ini Manfaat Mujarab Ketumbar Bagi Penderita Diabetes dan Kolesterol

Ketumbar memiliki banyak nutrisi, seperti karbohidrat, protein, lemak, kalsium, magnesium, kalium, dan fosfor.

Tayang:
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Theofilus Richard
Pixabay
manfaat ketumbar untuk penderita diabetes dan kolesterol 

TRIBUNJABAR.ID - Anda mungkin mengenali ketumbar sebagai bumbu dapur.

Ya, ketumbar memang lebih sering digunakan sebagai penambah rasa masakan.

Ketumbar dihasilkan dari biji tanaman ketumbar (Coriandrum sativum) yang sudah dikeringkan.

Namun, ketumbar bukan sembarang bumbu dapur.

Rempah itu bisa digunakan sebagai obat herbal untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Ketumbar memiliki banyak nutrisi, semisal karbohidrat, protein, lemak, kalsium, magnesium, kalium, dan fosfor.

Nutrisi tersebut berguna bagi tubuh manusia.

Melansir dari artikel Alodokter yang ditinjau oleh dr Allert Benedicto Ieuan Noya, salah satu manfaat ketumbar adalah mampu menjaga kadar gula darah.

Sebab, biji ketumbar dapat merangsang produksi insulin di dalam tubuh.

Oleh karena itu, ketumbar mampu mencegah penumpukan gula dalam darah.

Ilustrasi ketumbar
Ilustrasi ketumbar (hellosehat)

Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahui sejauh mana ketumbar dapat memengaruhi kadar gula darah.

Mengutip doktersehat.com, ketumbar juga berkhasiat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Hal tersebut yang membuat munculnya pernyataan tentang manfaat rebusan ketumbar untuk jantung.

Kolesterol jahat dalam darah dapat membentuk plak yang nantinya akan menghambat peredaran darah dan mengganggu fungsi jantung.

Selain itu ada beberapa manfaat ketumbar lainnya, yakni

Waspadai 6 Tanda Ini Menunjukkan Anda Kelebihan Gula, Jangan Sampai Terkena Diabetes

Manfaat Luar Biasa Bawang Putih, Turunkan Kolesterol dan Tekanan Darah, Simak Cara Mengolahnya

1. Mengatasi gangguan pencernaan

Khasiat ketumbar untuk mengatasi gangguan pencernaan sudah dikenal.

Ketumbar mampu mengatasi sakit perut, perut kembung, dan sembelit.

Selain itu ketumbar juga diyakini mengurangi nyeri akibat irritable bowel syndrome atau sindrom iritasi usus besar.

Jika kamu merasa berat badan naik, mulailah mengonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan dengan lemak.
Jika kamu merasa berat badan naik, mulailah mengonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan dengan lemak. (Boldsky)

2. Mencegah infeksi jamur

Ketumbar bisa mencegah infeksi karena bersifat antijamur dan antibakteri.

Ia juga mengandung antioksidan.

3. Mencegah peradangan

Antioksidan yang dikandung ketumbar mampu mencegah peradangan akibat radikal bebas.

Selain itu, antioksidan juga dipercaya bisa menghambar pertumbuhan sel kanker.

Ilustrasi karakter sel di penderita kanker darah atau leukemia
Ilustrasi karakter sel di penderita kanker darah atau leukemia (www.larryjonesillustration.com)

Namun, seberapa efektif ketumbar dalam menghambar pertumbuhan sel kanker masih perlu diteliti.

Meski memiliki segudang manfaat, ketumbar bisa menimbulkan efek samping bagi beberapa orang.

Efek samping ketumbar dapat berupa reaksi alergi, dehidrasi, penurunan kadar gula darah secara drastis.

Selain itu, ketumbar juga bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap cahaya.

Bila Anda ibu hamil dan menyusui sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi ketumbar.

Ketumbar sudah tersedia dalam bentuk obat herbal.

Anda perlu hati-hati dalam membaca takaran penggunaan yang tertera dalam kemasan.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved