STIKep PPNI Jawa Barat Gelar Wisuda dan Angkat Sumpah 318 Perawat Ahli Madya Keperawatan dan Ners
Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIKep) PPNI Jawa Barat menggelar wisuda dan Angkat Sumpah Perawat Ahli Madya Keperawatan dan Ners.
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIKep) PPNI Jawa Barat menggelar wisuda dan Angkat Sumpah Perawat Ahli Madya Keperawatan dan Ners.
Acara wisuda ini digelar di Hotal Mason Pine, Kota Baru Parahyangan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (25/9/2019).
Ketua kegiatan wisuda, Suci Noor Hayati, SKep, Ners, MKep mengatakan bahwa wisuda hari ini iikuti oleh 318 wisudawan terdiri dari, 108 Ahli Madya Keperawatan, 60 wisudawan Sarjana Keperawatan, dan 150 wisudawan program profesi Ners.
"STIKep PPNI Jawa Barat merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Perawat Nasional Indonesia Jawa Barat dan Organisasi Profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia ( PPNI ) Jawa Barat. Oleh kerena itu, hanya memiliki program studi keperawatan baik Diploma, Sarjana dan profesi Ners," ujar Suci di sela acara.
• STIKep PPNI Jabar dan NCKU Hospital Gelar International Conference On Healthcare Technology 2019
• STIKep PPNI Jawa Barat Gelar Puncak Diesnatalis Ke-10, Terus Dorong Inovasi & Kreativitas Mahasiswa
Sementara Ketua STIKep PPNI Jawa Barat, Ns Diwa Agus Sudrajat SKep, MKep, mengatakan bahwa STIKep PPNI Jawa Barat adalah transformasi dari SPK PPNI yang berdiri pada tahun 1983, Akper PPNI Jawa Barat tahun 1984.
Sekolah tinggi ini mendapatkan izin operasional Mendiknas RI pada tahun 2009.
Dosen yang dimiliki STIKep PPNI Jawa Barat sudah 100 persen menempuh pendidikan S2, 1 dosen S3 dan 2 dosen sedang menempuh S3 di Malaysia.
Begitu halnya dengan tenaga kependidikan sudah sesuai dengan kriteria dan syarat tenaga kependidikan," kata Diwa.
STIKep PPNI Jawa Barat memiliki beberapa kampus yang terletak di kompleks Jalan Muhammad, Pamoyanan Kecamatan Cicendo Kota Bandung serta memiliki laboratorium lengkap bidang keparawatan, perpustakaan dengan koleksi bahan bacaan yang lengkap dalam dan luar negeri.
"STIKep PPNI Jawa Barat menyadari dengan peluang tantangan era revolusi industri 4.0, sehingga beberapa kegiatan, baik di akademik maupun kemahasiswaan, disesuaikan dan mengarah pada inovasi mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan," ujar Diwa didampingi Humas STIKep PPNI Jawa Barat, Masdum Ibrahim SKep, Ners, MKep.
Sementara itu lulusan terbaik yang berasal dari program studi profesi Ners dengan IPK 4,00, Reksi Maulid Erwana, SKep, Ners, mengaku sangat bangga bisa berkuliah di STIKep PPNI Jawa Barat.
Selain memiliki dosen yang unggul juga terfasilitasi minat dan bakatnya selama menjadi mahasiswa.
Reksi adalah aktivis kampus dan pernah menjadi presiden BEM di masa bhakti 2016-2017.
Dengan aktif di organisasi kemahasiswaan tidak menutup langkahnya untuk sukses secara akademik dan kemahasiswaan, terbukti dia mendapatkan dua piagam penghargaan sebagai lulusan terbaik program profesi Ners dan memiliki nilai tertinggi Kredit Point Keaktifan Mahasiswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/stikep-ppni-jawa-barat-menggelar-wisuda-2019-_1.jpg)