Sabtu, 11 April 2026

Viral, Chat WhatsApp Dosen yang Izinkan Mahasiswa Ikut #GejayanMemanggil, Ini Penjelasannya

Tangkapan layar pesan ini beredar di media sosial dan grup-grup percakapan WhatsApp.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Shutterstock/Kompas.com
ilustrasi aksi 

TRIBUNJABAR.ID - Tangkapan layar percakapan seorang dosen yang mengizinkan mahasiswanya mengikuti aksi #GejayanMemanggil viral di media sosial.

Tak hanya memberikan izin, dosen tersebut bahkan memberikan pesan panjang yang mengingatkan bahwa mahasiswa sudah saatnya turun ke jalan untuk merespons kondisi politik.

Tangkapan layar pesan ini beredar di media sosial dan grup-grup percakapan WhatsApp.

Di media sosial, berbagai tanggapan positif disampaikan warganet atas sikap dosen bernama David Effendi.

Berikut isi pesannya:

Assalam wr wb.

Diberitahukan kepada semua mahasiswa IP UMY yang mengikuti mata kuliah saya dipersilahkan dan diizinkan mengikuti aksi menyuarakan aspirasi rakyat untuk keadilan sosial semesta (lawan korupsi, lawan pembakaran hutan, lawan kekerasan dll).

Untuk jadwal kuliah semua kelas saya dalam sepekan ini saya majukan besok jadwalnya dan dilaksanakan di gejayan dalam kerumunan aksi solidaritas #GejayanMemanggil.

Isi pesan WhatsApp dosen David Efendi
Isi pesan WhatsApp dosen David Efendi (Istimewa via Kompas.com)

Jika mahasiswa meliput kegiatan aksi tersebut atau menuliskan gagasan ide terkait aksi turun jalan besok dapat dikonversi menjadi tugas yang bernilai tinggi bagi kelulusan mata kuliah.

Turun ke jalan agar sehat Sudah lama duduk di ruang kelas saatnya mencari teman dan menyapa realitas kehidupan politik.

Selamat merayakan demokrasi, selamat menyuarakan nurani,

Dan sampai ketemu di Jalan Gejayan

Salam

David Efendi

Akibat Video Syur, Perselingkuhan Guru Cantik Berseragam PNS Jabar Terkuak, Gimana Reaksi Suami RJ?

Belum Ada Tersangka Kasus Keracunan Massal di Majalengka, Polisi Tunggu Hasil dari Laboratorium

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (23/9/2019), David Efendi yang merupakan Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, membenarkan bahwa pesan itu berasal darinya.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved