Jalan Jakarta Kota Bandung Macet Terus, Kadishub Jabar Minta Warga Bersabar
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari, mengatakan pembangunan flyover Jalan Jakarta-Jalan Supratman
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari, mengatakan pembangunan flyover Jalan Jakarta-Jalan Supratman yang melintasi Jalan Ahmad Yani, memang telah menimbulkan sejumlah titik kepadatan lalu lintas.
Pihaknya pun akan mengevaluasi keluhan warga yang juga banyak disuarakan lewat media sosial tersebut.
"Ini memang menimbulkan beberapa titik kemacetan, khususnya dari arah timur. Dan ini sudah kami arahakan, melalui koordinasi dengan Kota Bandung, membuat rambu-rambu tambahan sejak jauh-jauh sebelum jalur itu, sejak Antapani atau Arcamaik," kata Hery saat dihubungi, Senin (23/9/2019).
Hery mengatakan akan menambah titik rambu dan pengaturan lalu lintas untuk lebih melancarkan kepadatan lalu lintas di sejumlah titik tersebut. Kemudian, katanya, pihaknya segera mengevaluasi hal tersebut bersama Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar.
Hery meminta masyarakat bersabar selama masa pembangunan tersebut karena pembangunan ini untuk mengatasi semakin banyaknya kendaraan dari arah timur ke kawasan pusat kota.
• PERSIB Bandung Ngamuk, Hingga Menit 80 Memimpin 3-1 Atas Persipura, King Eze Dua, Febri Satu
"Kalau sudah jadi, akan ada pengaruh terhadap kemacetan selama ini. Karena akan berkurang titik konflik sebidang antara jalan dengan jalan, otomatis jalur bisa lebih lancar, tidak ada antrean di jam-jam tertentu karena orang tidak harus ketemu traffict light," katanya.
Hery mengatakan inilah upaya pemerintah dalam mengatasi kemacetan tersebut. Selama pembangunannya, warga diminta bersabar dan bisa menggunakan jalur alternatif lain.
Pembangunan Flyover Jalan Jakarta-Jalan Supratman dan Flyover Jalan Laswi-Jalan Pelajar Pejuang sendiri dimulai dengan groundbreaking pada Selasa (2/9). Pembangunan dua jalan layang tersebut untuk memecah kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di dua jalur utama tersebut.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, A Koswara, mengatakan Flyover Jalan Jakarta-Jalan Supratman dibangun melintas di atas Jalan Ahmad Yani. Flyover ini memiliki panjang total 500 meter, bagian jembatannya sepanjang 40,9 meter, dan lebarnya 9 meter.
• Gibran Rakabuming Anak Jokowi Akhirnya Blak-blakan Main Politik, Ingin Jadi Orang Nomor 1 di Solo?
Pembangunan Flyover Jalan Jakarta-Jalan Supratman ini menelan anggaran Rp 42 miliar. Penganggarannya dibagi menjadi dua tahap, yakni pada tahap satu dianggarkan Rp 8,3 miliar dengan pengerjaan 120 hari kerja sampai akhir 2019. Pada tahap kedua dianggarkan Rp 33,7 miliar pada 2020 dengan pengerjaan 180 hari.
Pada tahap pertama, dibuat pembangunan fondasi dan pemindahan utilitas seperti kabel dan pipa air. Juga penataan dasar lainnya.
Pembangunan Flyover Jalan Laswi-Jalan Pelajar Pejuang pun sama, dilakukan dalam dua tahap pada 2019 dan 2020. Flyover ini menelan anggaran Rp 35,9 miliar, yang dipecah pada tahap satu Rp 4,2 miliar selama 120 hari kerja, dan tahap dua Rp 31,7 miliar dengan pembangunan 180 hari kerja.
Flyover Jalan Laswi-Jalan Pelajar Pejuang ini memiliki panjang total 520 meter, bagian jembatan 36 meter, dan lebar 9 meter. Flyover ini melintasi Jalan Gatot Subroto. Kedua flyover ini, katanya, akan rampung pada 2020.
• Tersisa 6 Calon Rektor Unpad, Keri Lestari : Harus Bersinergi Agar Unpad Maju Bersama-sama
"Flyover ini berfungsi mengurai kepadatan lalu lintas dan antrean di masing-masing simpang. Makanya kita bangun perlintasan tidak sebidang ini," kata Koswara dalam kegiatan groundbreaking di Jalan Jakarta, Selasa (3/9).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kemacetan-parah-di-jalan-jakarta-bandung-rabu-1892019.jpg)