Warga Teken Petisi Tolak Pembongkaran Gedung Eks Landraad Indramayu, Mau Dibangun Gedung Setda

Beragam upaya terus dilakukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu guna melindungi Gedung Eks Landraad

Warga Teken Petisi Tolak Pembongkaran Gedung Eks Landraad Indramayu, Mau Dibangun Gedung Setda
istimewa
Para budayawan Kabupaten Indramayu saat melakukan penggalangan petisi bertandatangan di Museum Bandar Cimanuk Indramayu, Sabtu (21/9/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Beragam upaya terus dilakukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu guna melindungi Gedung Eks Landraad Indramayu atau Gedung Pengadilan Negeri di era kolonial Belanda.

Gedung Eks Landraad itu berlokasi di Kawasan Alun-alun Indramayu dan rencananya akan dibongkar untuk pembangunan Gedung Setda Indramayu.

Ketua TACB Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi mengatakan, pihaknya mengundang masyarakat pecinta heritage di Kabupaten Indramayu untuk bersama bergandeng tangan monolak pembongkaran Gedung Eks Landraad.

Aksi penolakan itu dilakukan dengan cara menggalang petisi bertandatangan pada sebuah spanduk besar bertuliskan "Tolak Pembongkaran Gedung Eks Landraad Indramayu".

"Kemarin kita galang petisi penolakan dengan menggandeng komunitas heritage seperti yayasan Indramayu Historia dan Museum Bandar Cimanuk," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Museum Bandar Cimanuk, Minggu (21/9/2019).

APA KATA BOBOTOH Hari Ini, Ezechiel & Pelatih Persib Bandung Makin Ramai Dibahas Jelang Vs Persipura

Dirinya mengungkapkan, aksi penandatangan petisi itu disambut antusias oleh seluruh kalangan budayawan di Kabupayen Indramayu.

Mereka setuju, bahwa Gedung Eks Landraad yang menjadi bukti nyata bekas penjajahan kolonial Belanda tidak sepantasnya untuk dibongkar.

Lanjut dia, petisi penolakan itu juga akan berlanjut dengan meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

"Selanjutnya, kita akan gelar aksi penolakan secara masif di pusat berkumpulnya masyarakat seperti di Car Free Day dan melalui jajak pendapat di media sosial," ujar dia.

Tidak hanya itu, keseriusan TACB Kabupaten Indramayu dalam melindungi Gedung Eks Landraad juga akan berlanjut dengan penggalangan petisi bertandatangan dari para budayawan dalam lingkup nasional.

"Insya Allah senin kita akan ke Jakarta ke museum nasional untuk meminta dukungan terkait aksi penolakan ini," ujar dia.

FOTO-FOTO Langit Merah pada Siang Hari akibat Kebakaran Hutan, Harus Nyalakan Lampu Bak Tengah Malam

Hal tersebut dilakukan TACB Kabupaten Indramayu untuk meyakinkan pemerintah agar mengurungkan niatannya tersebut.

Dirinya menilai, meski keadaan Gedung Eks Landraad tersebut kondisinya saat ini terbengkalai, alangkah baiknya pemerintah merenovasi bangunan menjadi lebih layak ketimbang harus membongkar total bangunan.

"Kita juga memberikan solusi untuk Gedung Eks Landraad itu lebih baik dimanfaatkan oleh Pemkab Indramayu untuk dijadikan museum saja," ujar dia.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved