13 Nama Ini Bersaing Jadi Balon Wakil Bupati Cirebon, Plt Bupati Cirebon : Harus Sama-sama Kerja
DPC PDIP Kabupaten Cirebon, telah menjaring bakal calon (Balon) wakil bupati untuk periode 2019-2024
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - DPC PDIP Kabupaten Cirebon, telah menjaring bakal calon (Balon) wakil bupati untuk periode 2019-2024, mendampingi Plt Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.
Imron mengatakan, calon wakil bupati Cirebon haru memiliki kinerja yang baik, guna membangun daerah Kabupaten Cirebon lebih baik, sesuai dengan visi misinya pada masa kampanye.
"Nama-nama yang diusulkan semuanya itu orang baik, namun akan dipilih oleh DPP berdasarkan track recordnya," kata Imron Jalan Pangeran Cakrabuana, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Minggu (21/9/2019).
Imron pun mengatakan, selain baik, wakil bupati Cirebon pun harus memiliki etos kerja yang baik, sehingga menjadi pemimpin daerah untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.
"Harus bisa kerjasama dan sama-sama kerja, terpenting diterima masyarakat," katanya.
• Warga Teken Petisi Tolak Pembongkaran Gedung Eks Landraad Indramayu, Mau Dibangun Gedung Setda
Dari hasil penjaringan yang dilakukan oleh DPC PDIP Kabupaten Cirebon, pada Senin (22/9/2019) hingga Kamis (24/9/2019), 13 nama akan bersaing untuk menjadi bakal calon wakil bupati Cirebon.
Ke-13 nama yang menjadi bakal calon wakil bupati, yakni, Insyaf Supriyadi, Dian Andiani, Mustofa, Yayat Ruhiyat, Dudi Setiawan, Sophi Zulfa, Anwar Rasmali, Sutrija, Ade Riyawan, Kiagus Abdul Aziz, Sudrajat, dan Wahyu Tjiptaningsih.
Salah satu nama, yakni Mustofa, diusulkan menjadi bakal calon (balon) wakil bupati Cirebon mendampingi Plt Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.
Mustofa mengatakan untuk mekanisme menjadi calon wakil bupati, Mustofa telah mengirimkan berkas dan nantinya akan dikirimkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk mengeluarkan dua nama.
• Pengakuan Menyakitkan Pria Buta kepada Aa Gym, Retina Mata Rusak Tak Bisa Diobati karena Main Game
Ia menambahkan, bila nanti terpilih menjadi Wakil Bupati Cirebon, yang akan pertama dibenahi oleh ia yakni permasalahan jabatan di birokrasi Pemerintah Kabupaten Cirebon.
"Jabatan harus sesuai kompetensi, bagaimana menerapkan reformasi birokrasi kalau pejabatnya memiliki baking," kata Mustofa.
Mustofa mengatakan, kalau ia memiliki modal kuat untuk menjadi Wakil Bupati Cirebon, yakni pernah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dan Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon.
"Prestasi dan jabatan saya sebelumnya menjadi poin plus. Belum lagi dukungan dari PAC," katanya.
Kemudian, nama lainnya, Sophi Zulfa, menambahkan, kalau ia optimis untuk menjadi Wabup Cirebon karena saat ini ia menjabat sebagai sekretaris DPC dan Ketua DPC PDIP adalah Plt Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/plt-bupati-cirebon-imron-rosyadi-kamis-1362019.jpg)