Jumat, 17 April 2026

Ancaman Bumi Semakin Bahaya, Ilmuwan Rencanakan 5 Cara Ini untuk Menunda Hari Kiamat

Kondisi Bumi yang semakin rusak menjadi ancaman, sebagian manusia pasrah, namun ilmuan ini tetap berusia cari cara menunda kiamat. Begini Caranya.

Editor: Hilda Rubiah
NASA
Ledakan-ledakan yang terjadi di permukaan matahari. Hari kiamat pasti akan terjadi, namun kapan waktunya tak ada manusia yang mengetahuinya. 

Pada 2014, ia mengusulkan untuk membuat filter raksasa berbentuk V dan membentangkannya ke lautan sehingga angin dan arus lautan akan mengumpulkan sampah melalui alat tersebut.

Kini, ia sedang membuat prototipe dan didukung oleh 15 perguruan tinggi serta pengumpulan dana yang sukses.

7 Fakta Isu Kiamat di Ponorogo, 52 Warga Hijrah Hingga Isu Ramadhan Tahun Ini Ada Perang

4. Membuat Awan Berlian

Rekayasa kebumian dapat digunakan untuk membuat awan buatan yang bertujuan untuk menurunkan suhu bumi.

Dahulu, para ilmuwan menyarankan untuk memompa zat sulfur dioksida dalam jumlah besar ke dalam atmosfir.

Penelitian ini berhasil karena ketika terjadi erupsi gunung berapi, hasilnya terbukti dapat mendinginkan suhu bumi.
Dikarenakan zat sulfur tidak baik untuk pernapasan, mahasiswa Harvard menemukan ide yang lebih aman.

Ide tersebut adalah melemparkan zat alumina dan serbuk berlian ke dalam atmosfir.

Awan berlian ini jauh lebih aman karena tidak beracun seperti sulfur.

5. Menggunakan drone untuk reboisasi

Mantan insinyur NASA Lauren Fletcher menemukan solusi reboisasi atau penanaman pohon kembali yang lebih cepat daripada sebelumnya.

Ia dan perusahaannya, BioCarbon Engineering, menggunakan drone untuk menanam pohon sebanyak satu juta per tahunnya.

Alasannya adalah manusia tidak mungkin mampu mengganti pohon yang ditebang untuk membangun rumah, perkebunan, dan pembuatan kertas setiap tahunnya.

Sumber: Kompas
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved