Breaking News
Rabu, 13 Mei 2026

Bocah SD Sedang Kerja Kelompok Ditebas Lehernya, Pelaku Pengangguran dan Diduga Gangguan Jiwa

Korban Rusdiana Ramadhan (10) , tewas seketika saat ditebas Ahmad di teras rumahnya. Kepalanya, terpisah dari tubuhnya.

Tayang:
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Istimewa via Banjarmasinpost
Ahmad pelaku yang menebas leher bocah SD 

TRIBUNJABAR.ID - Polisi masih mengamankan Ahmad (35) pengangguran asal Desa Limpasu Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah tega membunuh tetangganya yang masih bersekolah di bangku sekolah dasar, Selasa (17/9/2019) siang pukul 12.00 wita.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan kesehatan kejiwaan Ahmad.

Korban Rusdiana Ramadhan (10) , tewas seketika saat ditebas Ahmad di teras rumahnya. Kepalanya, terpisah dari tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Namun hingga saat ini tersangka belum bisa memberikan keterangan.

Namun, bebernya berdasarkan keterangan warga Ahmad mengalami gangguan jiwa dan masih dalam pengobatan.

"Kami masih mendalami kasus ini," katanya.

Sekadar diketahui, Rosdiana, tewas di tangah Ahmad setelah ditebas menggunakan parang.

Bahkan, usai membunuh, parang yang digunakan untuk menebas diletakan di bawah pohon bambu.

Pembunuhan Sadis di Garut, Nenek Iyah Tewas dan Dibakar Gara-gara Tagih Utang Rp 14 Ribu

Ditanya Kapan Anaknya Nikah, Aswin Emosi dan Tebas Kawan sampai Tewas, Terungkap Kondisi Sang Anak

 Kronologi

Kasus pembunuhan yang terjadi pada Rusdiana Ramadhan (10) bocah kelas IV SD di Desa Limpasu Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah bermula dari belajar bersama dengan dua orang temannya.

Rusdiana saat itu sedang bermain sambil belajar bersama dua temannya Khusnul Khotimah (8) dan Khotimah (6) di pekarangan rumah tersangka Ahmad.

Nahas, Ahmad yang mengamuk langsung menebaskan parang tanpa sarung kepada bocah yang sedang belajar.

Tebasan itu mengenai Rusdiana hingga mengakibatkan leher dan badan terputus.

bocah yang ditebas lehernya oleh parang
bocah yang ditebas lehernya oleh parang (Intel Kodim via Banjarmasinpost)

Dari hasil olah TKP, Rusdiana ditebas dalam posisi duduk pada pukul 12.00 Wita. Bahkan, di dekat mayat Rusdiana masih ada buku dan pulpen.

Khusnul Khotimah dan Khotimah yang melihat kejadian tersebut langsung lari. Khusnul yang ketakutan langsung menceritakan hal itu kepada orangtuanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved