Tak Mengantongi Izin, Tower Telekomunikasi di Cimahi Disegel Satpol PP

Satpol PP Kota Cimahi menyegel satu bangunan tower monopole tanpa izin yang berdiri di Jalan Encep Kartawirya,

Tak Mengantongi Izin, Tower Telekomunikasi di Cimahi Disegel Satpol PP
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Satpol PP Kota Cimahi saat menyegel tower monopole di Jalan Encep Kartawirya, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi menyegel satu bangunan tower monopole tanpa izin yang berdiri di Jalan Encep Kartawirya, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (9/9/2019).

Tower yang diperuntukkan sebagai penyedia layanan jaringan telekomunikasi seperti digunakan untuk memasang kabel telepon, penangkal petir, CCTV dan wireless antenna ini dibangun berupa kontruksi beton.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Muhammad Faisal, selain tower itu dibangun tanpa memiliki izin juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi nomor 6 tahun 2011 tentang Retribusi Mendirikan Bangunan dan Perda Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Perizinan Pemanfaatan Ruang.

Begal Sial di Cimahi, Dikejar Warga Kabur ke Kawasan Markas TNI, Begini Nasib Selanjutnya

3 Kejadian Begal Sial : Kabur ke Markas TNI, Motornya Ditinggal hingga Disangka Pelaku Cabul

"Sanksinya kurungan hingga 3 bulan dan denda Rp 50 juta. Laporannya berawal dari keluhan warga sekitar yang terganggu, apalagi sudah diberikan SP 1, 2, dan 3 tapi tidak digubris," ujar Faisal disela pelaksanaan penyegelan.

Ia mengatakan, dimensi tower sekitar 2 meter dan memiliki ketinggian konstruksi lebih dari 14 meter. Namun tingginya bisa bertambah setelah nantinya dibagian ujungnya akan dipasang pemancar.

Tower ini, kata Faizal, dibangun dengan cara menyewa lahan milik warga, tetapi tidak meminta izin ke masyarakat sekitar, terutama ke warga yang dekat dengan tower tersebut.

"Sehingga jika pembangunannya ingin dilanjutkan pihak pengembang harus menyesaikan dulu perizinannya," kata Faizal.

Bojan Malisic Pakai Jersey Badak Lampung dan Jalani Tes Kesehatan, Ada Videonya, Sudah Resmi Kah?

Indra Thohir Blak-blakan Soroti Sikap Ezechiel dan Lini Belakang Persib Bandung di Putaran I Liga 1

Selain itu, mengingat Kota Cimahi juga merupakan jalur penerbangan aktif, maka pembuatan menara itu perlu mengantongi izin dari Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Lanud Husein Sastranegara.

"Karena ketinggiannya 14 meter, ini bisa mengganggu penerbangan juga. Kasusnya sama seperti tower Micro Cell Pole (MCP) yang pernah kami segel, tidak punya izin dari KKOP," ucapnya.

Pihaknya mengindikasikan masih banyak tower monopole, MCP, maupun BTS yang dibangun tanpa mengantongi izin dari DPMPTSP Kota Cimahi maupun KKOP, sehingga pihaknya akan melakukan penelusuran dan monitoring lebih lanjut.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved