VIDEO Wisata Hammock Karang Jati Indramayu, Meski di Dekat Pantai Serasa di Pegunungan

Bagi masyarakat Kabupaten Indramayu yang rindu berbaring di atas hammock di bawah rindangnya pepohonan khas

Editor: yudix

Laporan Wartawan Tribun Jabar,  Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Bagi masyarakat Kabupaten Indramayu yang rindu berbaring di atas hammock di bawah rindangnya pepohonan khas daerah pegunungan, wisata yang satu ini bisa menjadi tujuan berlibur Anda bersama kerabat dekat.

Pasalnya, Wisata Hammock Karang Jati yang berlokasi di Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu ini berbeda dari wisata pada umumnya di Indramayu yang mayoritas adalah wisata laut.

Di sana, wisatawan bisa menikmati suasa sejuk nan asri meski berada di daerah pesisir yang identik dengan suasana panas matahari yang sangat menyorot.

Pantuan Tribuncirebon.com di lokasi, objek wisata yang baru dibuka tiga pekan lalu ini sudah marak dikunjungi wisatawan.

Mereka berbondong-bondong datang bersama sanak saudara, ada yang bermain hammock dengan berayun-ayun, ada yang piknik menggelar tikar, ada juga yang datang hanya untuk berswafoto.

Bupati Purwakarta Minta Pemerintah Pusat Kaji Ulang Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Sebagaimana namanya, wisata hammock ini berada di perkebunan pohon jati. Pohon-pohon itu menjulang tinggi dan berjejer rapi.

Di atasnya juga terdapat bola-bola warna-warni yang mengantung menambah keindahan wisata Hammock Karang Jati.

Di sana, terdapat pula beragam kata-kata yang dilukis pada bilah papan. Tulisan-tulisan itu menjadi tempat favorit wisatawan untuk mengabadikan potret diri dibalik jepretan kamera.

Pengunjung saat memadari Wisata Hammock Karang Jati di Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Minggu (8/9/2019).
Pengunjung saat memadari Wisata Hammock Karang Jati di Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Minggu (8/9/2019). (TribunCirebon.com/Handhika Rahman)

Selain itu, pengelola juga menyediakan taman baca mini dengan buku-buku yang bisa sepuasnya dinikmati para pengunjung.

Wakil Ketua Karangtaruna Tunas Cipetung Dukuh Jeruk, Handiyatno mengatakan, wisata hammock ini sengaja dibuat pemuda karangtaruna setempat dengan mengusung konsep berbeda dengan wisata-wisata lain di Indramayu.

"Konsepnya ini pegunungan, karena selama ini kan di daerah pesisir kita cuma wisatanya tidak jauh dari pantai dan pantai. Jadi kita bikin yang seperti ini yang berbeda," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di Wisata Hammock Karang Jati, Minggu (8/9/2019).

Ini Dua Kantong Pekerja Migran Indonesia di Purwakarta, Sayang Kebanyakan Ilegal

Handiyatno menjelaskan, ada sebanyak 60 hammock yang disediakan pengelola untuk digunakan para pengunjung. Karena terbatas, para pengunjung harus bergantian menyewa hammock tersebut.

Uniknya, 20 di antaranya adalah hammock hasil buah tangan kreatif para pemuda yang tergabung dalam Karangtaruna Tunas Cipetung. Mereka menggunakan kain khusus untuk membuat hammock.

Meski estimasi harga jauh lebih mahal ketimbang membeli hammock dalam keadaan siap pakai, para pemuda itu lebih memilih membuatnya sendiri karena mempertimbangkan sisi kualitas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved