Ini Dua Kantong Pekerja Migran Indonesia di Purwakarta, Sayang Kebanyakan Ilegal

Tercatat ada dua wilayah di Kabupaten Purwakarta yang menjadi kantong Pekerja Migran Indonesia

Ini Dua Kantong Pekerja Migran Indonesia di Purwakarta, Sayang Kebanyakan Ilegal
Tribun Jabar/Ery Candra
Yahya saat memasuki ambulans di depan Pos 5 A Polres Purwakarta, persisnya pintu tol, di Kabupaten Purwakarta, Jumat (6/9/2019) malam. Ia menanti kedatangan jenazah istrinya, Enung Nuroh, TKI asal Purwakarta yang meninggal di Arab Saudi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Tercatat ada dua wilayah di Kabupaten Purwakarta yang menjadi kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI) yakni Desa Gunung Karung, Kecamatan Maniis dan Desa Lingga Mukti, Kecamatan Darangdan.

Hal itu disampaikan oleh, Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans, Kabupaten Purwakarta, Tuti Gantini. Menurutnya, di Lingga Mukti, kini terdata sebanyak 300 eks PMI dan 50 orang masih bekerja di luar negeri.

Sedangkan, untuk di Desa Lingga Mukti, merujuk data di kantor desa setempat, tercatat hampir sebagian besar penduduknya merupakan PMI.

"Tapi sayang jadi lumbung PMI kebanyakan masyarakat di sana berangkat melalui jalur illegal. Hal itu yang menjadikan kami kesulitan jika terjadi persoalan dengan mereka," ujar Tuti, di Kabupaten Purwakarta, Minggu (8/9/2019).

Dia menuturkan terlebih permasalahan yang kerap dihadapi diantaranya, mulai dari upah yang tak dibayarkan, kesulitan pulang karena ada permasalahan, hingga meninggal dunia.

Kemarau Akibatkan Krisis Air Bersih di Cikalong Wetan, Warga Pun Memilih Bikin Sumur Bor

Pihaknya menyayangkan masih banyak warga yang nekat menjadi PMI melalui jalur tidak sah. Apalagi berangkat ke wilayah yang memang sejauh ini dilarang oleh pemerintah.

Antara lain, ke wilayah Timur Tengah dan Malaysia. Bahkan Kabupaten Purwakarta telah membuat moratorium sejak 2011.

"Khususnya dua wilayah tersebut seharusnya tidak boleh lagi ada yang nekat pergi kesana," ujarnya.

Tuti menyampaikan imbauan agar warga di Purwakarta tidak mudah terbujuk rayuan pihak sponsor. Dia berpesan, apabila memang berniat jadi PMI, diharapkan mendaftar secara sah melalui dinasnya.

Halaman
12
Penulis: Ery Chandra
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved