Kemarau Akibatkan Krisis Air Bersih di Cikalong Wetan, Warga Pun Memilih Bikin Sumur Bor
Pembuatan sumur bor di sejumlah desa, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB)
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIKALONG WETAN - Pembuatan sumur bor di sejumlah desa, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi satu-satunya solusi untuk mengatasi krisis air bersih saat musim kemarau tahun ini.
Namun pembuatan sumur bor di Kecamatan Cikalong Wetan saat musim kemarau seperti saat ini memang tidak mudah, karena kedalamannya bisa mencapai 50 hingga 100 meter untuk menghasilkan air bersih bagi kebutuhan warga setempat.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kecamatan Cikalong Wetan, Hengki Manik, mengatakan, dengan adanya pembangunan sumur bor tersebut, krisis air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Cikalong Wetan saat ini sudah teratasi.
"Biaya pembuatan sumur bor itu berkat aspirasi anggota DPRD dari APBD Kabupaten Bandung Barat, jadi untuk krisis air bersih memang sudah teratasi," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (8/9/2019).
• Meski Sudah Merintis Bisnis Lele, Turini Mengaku Tak Bisa Lupa Perlakuan Kejam di Arab Saudi
Hanya saja, kata dia, saat pembuatan sumur bor ini sedikit sulit karena untuk menghasilkan air bersih, pengeborannya pun harus dalam, sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar.
Ia mengatakan, untuk membuat sumur bor dengan kedalaman 50 hingga 100 meter itu biayanya bisa mencapai Rp 30 juta karena jika kedalamannya kurang dari 50 meter airnya tidak bisa keluar.
"Alhamdulillah 13 desa di Cikalong Wetan sudah merata ada sumur bor, tapi belum ada disetiap titik karena sampai saat ini pembuatannya masih terus berjalan," katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga dari sumur bor itu, lanjut dia, pihak desa menyediakan penampungan yang nantinya disalurkan ke warga yang membutuhkan air.
"Iya nanti air itu disalurkan ke warga, tapi ada biaya pemeliharan yang harus dibayar warga setiap bulannya," kata Hengki.
• Lambang KPK Ditutup Kain Hitam, Saut Situmorang Sebut KPK Tak Pernah Takut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/walini-cikalong.jpg)