Mengetahui Heterochromia Iridis, Kelainan Iris yang Sebabkan Mata Amelia Anggraeni Berubah Warna
Perubahan warna mata Amelia Anggraeni disebabkan oleh kondisi yang disebut heterochromia iridis.
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.ID - Amelia Anggraeni, bocah dua tahun asal Kampung Sukamanah, Wates, Kota Bandung memiliki mata berwarna cerah.
Tak seperti orang Indonesia yang bermata cokelat dan hitam, Amelia Anggraeni bermata biru muda.
Bahkan, warna mata Amelia Anggraeni dapat berubah sewaktu-waktu.
Ibu Amelia Anggraeni, Reni Nuryani mengatakan warna mata anaknya ketika lahir berwarna putih.
Reni Nuryani sempat mengira anaknya itu menderita kebutaan.
"Awalnya kaget. Malah saat lahir, tepatnya di usia dua bulan, warna matanya putih, dikira buta tapi saat dicek ke Puskesmas kondisinya normal," ucapnya saat ditemui di kediamannya, Kamis (5/9/2019).
Setelah Amelia Anggraeni menginjak usia tiga bulan, warna matanya mulai berubah.
Iris matanya mulai tampak abu-abu.
Keunikan warna mata Amelia Anggraeni tak hanya berwarna biru.
Namun, bola matanya berubah warna dalam sehari.
Perubahan warna mata itu dialami Amelia Anggraeni ketika berusia satu tahun.
"Mulai berubah-ubah warna itu di usia Amel satu tahun. Sekarang ada empat warna, kadang biru, hitam, cokelat, dan abu-abu," ucap Reni.
Meski demikian, Reni mengaku tidak bisa menebak kapan warna mata anak ketiganya berubah.
Namun dia dapat memastikan bahwa saat hari sudah malam, warna mata Amel menjadi hitam.
Sedangkan bola mata yang berwana cokelat, menurut Rina, jarang terlihat.
Warna yang sering muncul itu abu-abu dan biru.
Tidak hanya warna matanya, warna rambutnya pun diakui ibunya sering berubah-ubah.
Perubahan warnanya itu adalah hitam, cokelat dan keemasan.
Melansir dari Kompas.com, perubahan warna mata Amelia Anggraeni disebabkan oleh kondisi yang disebut heterochromia iridis.
Hal tersebut dipaparkan oleh dokter spesialis mata dari Jakarta Eye Center (JEC) Florence Meilani Manurung.
"Heterochromia iridis adalah keadaan di mana warna iris antar mata berbeda. Dan warnanya berbeda sejak dilahirkan serta tidak berubah sepanjang umur si pasien," ujar Florence saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (6/9/2019).
Florence juga menjelaskan bahwa tidak ada efek samping yang dirasakan si pasien.
"Enggak ada efek samping, pasien beraktivitas seperti manusia lainnya," ujar dia.
Menurut Florence, heterochromia iridis muncul karena kelainan bawaan.
Penjelasan serupa juga disebutkan oleh dokter spesialis mata, Grimaldi Ihsan.
Ia mengatakan keunikan mata Amelia Anggraeni adalah heterochromia iridis.
"Itu keadaan kelainan selaput pelangi mata (iris) di mana pigmennya kurang. Biasanya penyakit bawaan keluarga," ujar Grimaldi kepada Kompas.com pada Jumat (6/9/2019).
Perubahan warna mata Amelia Anggraeni yang terjadi dalam sehari itu disebabkan sinar matahari.
Bila cahaya tidak terlalu terang, maka warna mata Amelia Anggraeni akan berwarna abu-abu hingga kehitaman.
Sementara, Florence mengungkapkan bahwa untuk heterochromia iridis (warna iris) tidak bisa disembuhkan, karena bukan termasuk kelainan yang menyebabkan kerusakan penglihatan.
Kelainan ini juga berpengaruh dengan melanosit tubuh.
Oleh sebab itu, rambut Amelia Anggraeni juga berwarna keemasan.
Melansir dari hello sehat, sel melanosit berkumpul di depan atau belakang iris.
Sel melanosit itu terdiri dari dua jenis pigmen, yaitu eumelanin yang merupakan penghasil warna cokelat dan pheomelanin atau penghasil warna merah.
• Penuturan Ibu Balita yang Matanya Punya 4 Warna, Kisahkan saat Mengandung Amelia Anggraeni
• Unik dan Langka, Mata Bocah Bandung Warna-warni, Lihat Foto dan Videonya, Berubah Jadi Biru dan Abu
• Saat Hamil Ibu Amelia Anggraeni Alami Keganjilan, Lahirkan Anak yang Mata & Rambutnya Berubah Warna
Semakin banyak eumelanin pada iris, maka semakin gelap warna mata.
Mata yang aslinya berwarna terang, misalnya biru, hijau, ungu, hingga abu-abu terjadi karena sel melanosit menumpuk di belakang iris.
Cahaya yang diterima iris mata kemudian memantul balik, sehingga memberikan membuat kesan warna biru (atau warna terang lainnya) pada pupil mata.
Sementara itu, pupil yang berwarna gelap (cokelat pekat atau hitam) terjadi karena sel melanosit bertumpuk di lapisan terdepan iris, yang menyerap cahaya.
Selain itu, variasi warna mata juga ditentukan oleh berapa banyak pigmen melanin di dalam iris.
Kondisi heterochromia iridis yang diidap oleh Amelia Anggraeni itu ada dua jenis, yakni heterochromia komplit dan heterochromia parsial.
Heterochromia komplit adalah kondisi mata yang satu berbeda warnanya dengan mata sebelahnya, jadi perbedaan pigmen terdapat pada satu mata dibandingkan mata lainnya.
Heterochromia parsial merupakan perbedaan warna mata yang terletak pada satu mata, di mana salah satu mata terdapat beberapa jenis warna.
Selanjutnya, jenis heterochromia parsial terbagi lagi menjadi dua macam berdasarkan letak perbedaan warna, yakni sentral dan sektoral.
Jika adanya perbedaan warna pada bagian tengah mata, berarti kejadian ini termasuk dalam tipe sentral. Sementara, jika perubahan terlihat pada satu segmen setempat, itu tergolong tipe sektoral.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/mengetahui-heterochromia-iridis-kelainan-iris-yang-sebabkan-mata-amelia-anggraeni-berubah-warna.jpg)