Tips Merintis Startup dari CEO Gadjian Agar Tak Rontok di Tengah Jalan, "Jangan Karena Emosi Sesaat"

Tips merintis startup dari CEO Gadjian agar tak rontok di tengah jalan. "Jangan karena emosi sesaat," katanya.

Tips Merintis Startup dari CEO Gadjian Agar Tak Rontok di Tengah Jalan,
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Afia Fitria, CEO dan Co-founder startup Gadjian. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah lulus kuliah, lulusan masa kini dibekali dua pilihan antara bekerja di perusahaan dan memilih untuk membangun startup.

Ya, membangun startup menjadi hal yang didambakan oleh generasi milenial.

Rasanya memang terdengar keren di telinga ketika mendengar teman berhasil membuat startup dan bermanfaat untuk banyak orang.

Di balik semangat yang ada untuk membuat startup, banyak juga, lho, pebisnis yang tidak sanggup untuk melanjutkan.

"Jangan membuat usaha karena emosi sesaat. Saya membuat Gadjian karena melihat memang ada masalah penting yang harus diselesaikan dan cara penyelesainnya itu lewat aplikasi ini," ujar CEO dan Co Founder startup Gadjian, Afia Fitria saat ditemui di Platform 78, Jalan Dayang Sumbi No. 10, Kamis (5/9/2019).

Pengusaha asal Bandung ini mengingatkan ketika memang memiliki niat untuk membuat startup harus ada kegigihan yang kuat juga.

Jangan sampai ikut-ikutan membuat startup karena sedang hits di kalangannya.

Pengusaha yang sebelumnya pernah bekerja di bidang marketing dan jurnalis ini mengatakan kebanyakan milenial melihat ketika membangun bisnis untuk produk yang keren ini.

"Bisnis yang paling menguntungkan dan sehat justru yang tidak seksi dan tidak glamour. Nah Gadjian ini justru ada di ranah orang yang nggak mau nyentuh karena nggak hits," ujarnya.

Menjalani pendidikan di Amerika dan Singapura, Afia mengatakan ada perbedaan sistem belajar dan sistem kerja yang membuat beberapa startup di Indonesia gagal di tengah jalan.

Ia mengungkapkan jika sistem pendidikan Indonesia yang seringnya 'disuapin' membuat generasinya tidak bisa mencari solusi dalam sebuah permasalahan.

Karakter untuk pantang menyerah dan gigih untuk mendapatkan solusi menjadi hal utama yang sebaiknya diperbaiki.

Heboh, Aplikasi Kontool asal Jerman Ini Bikin Pikiran Ngeres, Padahal Startup Pengelola Keuangan

Seperti Kerja di Startup, Enaknya PNS Bisa Kerja di Rumah dan Gaji Hasil Penilaian Kinerja

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved