Alfamart Mengajar di SMKN 1 Cianjur, Penggunaan Kantung Plastik Alfa di Cianjur Turun 50 Persen

Alfamart Cianjur Menanamkan pemahaman bahaya sampah kantung plastik sejak dini masuk dalam teori pembelajaran di SMKN 1 Cianjur

Alfamart Mengajar  di SMKN 1 Cianjur, Penggunaan Kantung Plastik Alfa di Cianjur Turun 50 Persen
Tribun Jabar
Corcom Alfamart Cianjur, Iwan Kurniawan, Menanamkan pemahaman bahaya sampah kantung plastik sejak ddi SMKN 1 Cianjur. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Menanamkan pemahaman bahaya sampah kantung plastik sejak dini masuk dalam teori pembelajaran di SMKN 1 Cianjur.

Gini Roliah guru pemasaran SMK 1 Cianjur, mengatakan, dukungan untuk meminimalisir penggunaan kantung plastik masuk dalam teori pengemasan di sekolah.

"Materinya masuk dalam teori penataan produk, dukungan kami dari teori sudah disampaikan kepada pelajar kelas 12," ujar Roliah, saat menerima Alfamart class di SMKN 1 Cianjur, Jumat (6/9/2019).

Gini berpendapat materi yang disampaikan pihak Alfa cocok sekali ngelink dengan jurusan pemasaran da memperluas pengalaman yang riilnya.

"Ini sangat cocok mereka ga melulu teori tapi dengan praktik, banyak yang nyambung, termasuk soal penggunaan sampah plastik yang sedang diminimalisir saat ini," katanya.

Ia mengatakan, rekruitmen tenaga kerja oleh Alfa juga menguntungkan para pelajar.

"Lulus tanpa tes, diharapkan punya pengalaman nyata dalam dunia kerja, setelah lulus tak menganggur, gradenya langsung naik," katanya.

Gini mengatakan, teori mengarah pada bagaimana edukasi sejak dari sekolah dampak daur ulang sampah plastik meningkatkan kesadaran lingkungan.

Corcom Alfamart Cianjur, Iwan Kurniawan, mengevaluasi penggunaan bungkus non plastik di Cianjur. Ia mengatakan progresnya mulai ada perubahan di pelanggan.

"Cukup efektif mengedukasi warga di toko maupun medsos, lebih mudah mengakses dampaknha warga lebih faham,"

kata Iwan.

Ia mengatakan persentase penggunaan plastik setiap minggu turun hampir sekitar 50 persen.

"Materi yang disampaikan juga dalam rangka semarak ultah Alfamart ke-20 salah satunya Alfamart class, sharing mengedukasi ke sekolah mulai belajar bisnis retail," katanya.

Ia mengatakan, kerjasama tak hanya memberi pelajaran untuk SMK tapi memberi kesempatan kepada murid dengan kriteria tertentu, minat dari murid itu sendiri untuk masuk menjadi bagian dari Alfamart.(fam/adv)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: bisnistribunjabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved