Rabu, 27 Mei 2026

Aa Umbara Dilaporkan ke Polisi

Aa Umbara Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologi Dugaan Penipuan yang Dituduhkan Padanya

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara dilaporkan ke Polrestabes Bandung atas dugaan kasus penipuan

Tayang:
Istimewa
Surat laporan Bupati Bandung Barat Aa Umbara dilaporkan atas dugaan penipuan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH- Bupati Bandung Barat, Aa Umbara dilaporkan ke Polrestabes Bandung atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang bermodus cek kosong.

Dalam surat laporan, tertulis Aa Umbara dilaporkan ke Polrestabes Bandung pada 26 Agustus 2019 dan diterima dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan nomor STPL/1978/VIII/2019/JBR/POLRESTABES.

Berdasarkan isi surat laporan itu, awalnya Aa Umbara meminjam uang ke pelapor atas nama Sriwedari Darmayanti (39) warga Jalan Palaosan E-11 nomor 8 Cibaduyut Permai RT 1/2, Kelurahan Cibaduyut Kidul, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung.

Dalam laporan polisi itu juga dijelaskan, kasus tersebut berawal saat Aa Umbara meminjam uang sebesar Rp 250 juta kepada pelapor pada 2013.

Uang tersebut dipinjam untuk keperluan pribadi dan Aa Umbara berjanji mengembalikan dalam waktu satu bulan.

Seiring waktu, Aa Umbara baru membayar Rp 200 juta sedangkan sisanya dia memberikan cek sebesar Rp 20 juta dan untuk sisa uang Rp 30 juta akan dibayar secara tunai.

Aa Umbara Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Penipuan, Ini kata Satreskim Polrestabes Bandung

Lalu saat pelapor akan mencairkan cek sebesar Rp 20 juta itu, saldonya tidak mencukupi untuk dicairkan.

Selain itu, pembayaran tunai Rp 30 juta yang dijanjikan juga tak terealisasi.

Akibatnya, pelapor mengalami kerugian Rp 50 juta dan langsung melaporkan ke Polrestabes Bandung.

Saat dikonfirmasi, Aa Umbara malah mengaku lupa atas peminjaman uang sebesar Rp 250 tersebut.

Bahkan ia juga mengaku belum kenal dengan pelapor yang bernama Sriwedari Darmayanti itu.

"Saya masih mikir dulu, itu katanya kejadian tahun 2013. Kita tunggu perkembangan saja karena sampai saat ini belum ada konfirmasi apa-apa kepada saya," ujar Aa Umbara saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Jumat (6/9/2019).

Ia masih bingung dengan beredarnya surat laporan tersebut karena kejadiannya sudah enam tahun yang lalu. Pihaknya meminta agar pelapor segera menemuinya secara langsung.

Bupati KBB Aa Umbara Lantik Ratusan Kepala Sekolah Tapi Masih Ada 38 SD Belum Punya Kepala Sekolah

Tiga Pejabat DLH KBB jadi Tersangka Korupsi, Begini Kata Bupati Aa Umbara

"Kalau toh dulu (pelapor) saat saya masih di dewan suka ngontak dan sebagainya tapi saya sekarang sudah menjadi bupati ya datang saja ke kantor. Kalau ada apa-apa kan tinggal datang saja," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved