Selasa, 14 April 2026

Sakit Hati Pernyataan Bos Taksi Malaysia, Driver Gojek Tasik Demo Minta Dubes Malaysia Diusir

Para driver Gojek di Tasikmalaya menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (4/9/2019).

Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Isep Heri
Para driver Gojek di Tasikmalaya melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (4/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Para driver Gojek di Tasikmalaya menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (4/9/2019).

Kedatangan mereka menyusul dugaan ucapan yang dilontarkan Shamsubahrin Ismail, bos Big Blue Taxi Malaysia yang dianggap menghina driver Gojek dan pemerintah Indonesia dengan menyebut miskin.

Massa menyampaikan aspirasi agar para wakil rakyat yang baru dilantik itu menyatakan sikapnya.

Tuntutan mereka di antaranya meminta DPRD Kota Tasikmalaya mendesak DPR RI dan pemerintah pusat agar mengusir Dubes Malaysia di Jakarta.

Bos Taksi Malaysia Hina Indonesia Negara Miskin, Driver Gojek Demo Sambil Pamer Kawasaki Ninja

Ketua Himpunan Driver Tasikmalaya (Hidra), Budiman, menyatakan DPRD Kota Tasikmalaya harus tegas terlebih hal ini berkenaan terhadap penghinaan negara.

"Jika tidak ada sikap nyata, kami akan lakukan aksi lebih besar terhadap anggota DPRD Kota Tasikmalaya baru ini," kata dia.

Menurutnya, desakan mengusir Dubes Malaysia di Jakarta harus dilakukan, sehingga kejadian serupa tidak terjadi.

"Negara dihina kami marah, masa wakil rakyat tidak. DPRD harus rekomendasikan usir Dubes Malaysia di Jakarta, supaya mereka jera" kata Budiman.

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya sementara, Aslim, mengaku siap bersama masyarakat.

Dia menyatakan, pihaknya juga merasa tersinggung dengan adanya pernyataan bos taksi asal Malaysia itu.

"Prinsipnya kami sepakat selama demi kepentingan masyarakat siap rekomendasikan apapun demi kepentingan masyarakat," katanya.

Gojek Masuk Malaysia, Kemenhub Sindir Bos Taksi Malaysia Takut Kalah Saing

Pengusaha Taksi di Malaysia Sebut Indonesia Negara Miskin Gara-gara Gojek Akan Masuk

Pernyataan bos taksi Malaysia

Shamsubahrin Ismail, bos taksi Malaysia sekaligus pemilik layanan Big Blue Taxi, tengah menjadi sorotan.

Saat memprotes masuknya Gojek ke Malaysia, Shamsubahrin Ismail terang-terangan menyebut Indonesia sebagai negara miskin.

Pernyataan Shamsubahrin Ismail tersebut pun membuat warganet Indonesia geram.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved