Kamis, 23 April 2026

Aulia Kesuma Mengaku Bunuh Suami dan Anak Tiri Terinspirasi Sinetron, Begini Kata KPI

Otak pembunuhan dan pembakaran jenazah suami dan anak tiri di Sukabumi, Aulia Kesuma (35), mengaku bahwa tindakannya terinspirasi dari tayangan sinet

Editor: Theofilus Richard
Istimewa dan Tribun Jakarta
Gara-gara rumah, Pupung Sadili dibunuh istri mudanya, Aulia Kesuma. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Otak pembunuhan dan pembakaran jenazah suami dan anak tiri di Sukabumi, Aulia Kesuma (35), mengaku bahwa tindakannya terinspirasi dari tayangan sinetron.

Kepada polisi, Aulia Kesuma mengaku sakit hati karena berharap sang suami, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) menjual rumah di Lebak Bulus untuk melunasi utangnya.

Karena kesal, Aulia Kesuma nekat menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh suaminya tersebut bersama anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23).

Menanggapi hal ini, Koordinator Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat bidang pengawasan isi siaran, Mimah Susanti mengatakan, pihaknya perlu informasi lebih jauh terkait sinetron mana yang disebut tersangka menginspirasinya untuk melakukan pembunuhan.

"Kan itu kan kalau sinetron secara umum kan apakah semuanya itu mengandung unsur kekerasan yang akhirnya dia misalnya (membunuh) itu kan tidak bisa digeneralisir," ujar Mimah seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (4/9/2019).

Aulia Kesuma Ternyata Terinspirasi dari Sinetron saat Putuskan Bakar Pupung Sadili dan Anak Tirinya

Ia mengatakan, dalam penayangan sinetron di televisi ada dua pihak yang mengawasi, yaitu KPI dan Lembaga Sensor Film (LSF).

Menurutnya, jika suatu tayangan mengandung unsur kekerasan, maka dua pihak inilah yang akan menindak.

Mimah menambahkan, KPI selalu memantau untuk memastikan suatu konten layak tayang di televisi Indonesia.

Selain memantau langsung tayangan di televisi, KPI juga menerima aduan masyarakat terkait konten-konten melanggar.

"Nah dari data atau temuan itu akan ada proses kajian, analisa selanjutnya yang mana yang diduga melanggar," sebut Mimah.

"Apakah dalam bentuk gambarnya, kata-katanya, nanti kan kami lihat tayangannya dulu," lanjutnya.

Mimah menyebut pihaknya akan memberikan sanksi untuk penanggung jawab siaran konten-konten yang melanggar.

Telah diberitakan sebelumnya, karena adegan sinetron yang ditontonnya di televisi, Aulia Kesuma mengaku terinspirasi untuk meracuni kedua korban dengan menggunakan 30 butir obat tidur jenis vandres.

Edan, Aulia Kesuma Langsung Ucap Alhamdulillah Usai Bakar Suami dan Anak Tirinya

Setelah diracun, Pupung dan Dana kemudian dibekap di rumahnya di Lebak Bulus.

Kedua korban kemudian dibawa ke Sukabumi, Jawa Barat oleh Aulia Kesuma dan KV, keponakan Aulia Kesuma, untuk dibakar di dalam mobil yang diparkirkan di pinggir jurang.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved