Krisis Air Bersih di KBB, Cipatat dan Batujajar Disebut Jadi Wilayah yang Paling Parah
Kecamatan Cipatat dan Batujajar menjadi wilayah yang paling parah mengalami krisis air bersih saat musim kemarau tahun ini.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebutkan Kecamatan Cipatat dan Batujajar wilayah yang paling parah mengalami krisis air bersih saat musim kemarau tahun ini.
Hal tersebut dilihat dari banyaknya permintaan distribusi air bersih dari dua kecamatan tersebut.
Untuk Kecamatan Batujajar BPBD mendistribusikan 20 tanki air bersih dan Kecamatan Cipatat 4 tanki dengan isi satu tanki 5000 liter.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Dicky Maulana, krisis air bersih yang terjadi di dua wilayah tersebut karena wilayahnya sejak dulu memang sulit air, sehingga saat musim kemarau sangat terdampak.
"Cipatat itu daerahnya memang cukup kering, kalau di Batujajar banyak industri yang memang banyak memerlukan air bersih dari sumber air yang lain," ujarnya saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Senin (2/9/2019).
Ia mengatakan, selama penetapan siaga kekeringan sejak 1 Agustus 2019, pihaknya sudah banyak menerima permintaan pendistribusian air bersih dari masyarakat.
• Empat Kecamatan di KBB Krisis Air Bersih, 27 Tanki Air Didistribusikan
"Pengiriman air itu sesuai permintaan saja, jadi warga lapor dulu ke aparat kewilayahan nanti dilaporkan ke kami. Kemudian kami akan kirim sesuai kebutuhannya," kata Dicky.
Selain masyarakat Batujajar dan Cipatat, pihaknya juga sudah mendistribusikan ke Kecamatan Cisarua 2 tanki dan Kecamatan Cihampelas 1 tanki air bersih yang memang mengalami krisis air.
"Kami fokuskan pengirimannya memang ke daerah yang paling sudah parah mengalami krisis air bersih, sejauh ini baru empat kecamatan yang meminta pengiriman," ucapnya.
• Niat Jenguk Rekan yang Sakit, Guru di Ngawi Tewas Tertabrak Truk, Sopir Truk Diduga Mengantuk
• Dari Jualan Kupat Tahu Hingga Punya Beberapa Cabang, Pak Muslih Bisa Tunaikan Ibadah Haji
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/distribusi-air-bersih-ke-kecamatan-cisarua-kabupaten-bandung-barat.jpg)