Kisah Sukses Ario Anindito, Komikus DC dan Marvel Asal Bandung, Perjuangan Perih dari Awal
Nama Ario Anindito semakin dikenal sejak namanya tercantum di komik Marvel dan DC yang dikenal di dunia internasional.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nama Ario Anindito semakin dikenal sejak namanya tercantum di komik Marvel dan DC yang dikenal di dunia internasional.
Tak banyak yang tahu dibalik kesuksesan komik Marvel dan DC ini ternyata ada campur tangan karya dari komikus asal Indonesia yang ternyata berasal dari Bandung.
Ario menamai studionya dengan nama Stonefruit Studio, terdengar begitu keren dan unik. Namun siapa sangka Stonefruit Studio ini adalah nama yang diambil dari daerah tempat tinggalnya yaitu Buahbatu.
Ario mengatakan hobi menggambarnya ini bermula sejak usianya 6 tahun. Sejak saat itu Ia mulai mencintai dunia komik dan bercita-cita menjadi komikus.
Impiannya selama ini pun menjadi kenyataan, Ario yang merupakan lulusan Universitas Parahyangan jurusan arsitek ini pun kini menjadi komikus ternama, dimana tak semua orang bisa mendapatkan kesempatan bekerja di Marvel dan DC.
• Komentar Kocak Ibu Kota Baru Jabar, Bukan Tegalluar, Walini & Rebana, Lokasi ini yang Disarankan
"Untuk bisa terlibat sebagai komikus di Marvel dan DC tentu ada prosesnya. Beberapa orang mungkin hanya melihat di saat ini saja yang menganggap enak ya kerjanya cuma gambar, padahal ada cerita dibalik semua hal yang aku dapatkan saat ini," ujar Ario saat ditemui di One Eighty Coffee and Music, Jalan Ganesa No 3, Kota Bandung,Rabu (28/8/2019).
Ario menceritakan di Indonesia masih banyak keluarga yang tidak setuju jika anaknya menjadi seniman.
Hal ini juga terjadi kepada dirinya yang saat itu setelah lulus kuliah, Ia bingung mau mengambil jalan hidup seperti apa.
"Setelah lulus saya enggak mau kerja di biro arsitek. Saya ingin menjawab pertanyaan saya sejak kecil gimana caranya bikin film dan iklan. Ketika lulus, saya bertekad untuk menjawab dan mikir gimana jalurnya," ujar Ario.
Dengan gaya bahasanya yang jenaka, Ario menirukan bagaimana orang tuanya saat itu merasa gerah kenapa Ia hanya diam di rumah setelah lulus.
• 83 Kepala Desa Terpilih di Purwakarta Dilantik oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika
Hingga akhirnya Ario beradu mulut dengan salah satu orangtuanya dengan alasan tidak mau dirinya ketinggalan dengan anak lainnya.
Mendengar jawaban itu, Ario pun mencoba mengutarakan apa yang ada di dalam pikirannya.
"Di dunia ini kita bukan berlomba dengan orang lain tetapi sama diri kita sendiri. Yang harus kita lawan adalah diri sendiri, dan kalau mau sukses kita harus lawan. Tapi semua ucapan itu enggak ngaruh," ujar Ario sambil tertawa.
Keadaan yang penuh drama membuatnya emosi hingga akhirnya Ario memutuskan kabur dari rumah.
