Satu Anggota TNI Tewas Dipanah di Unjuk Rasa Jilid II di Papua

Sumber di Kodam XVII Cenderawasih yang namanya enggan disebut, membenarkan adanya peritiwa itu.

Editor: Ravianto
KOMPAS.com/ IRSUL PANCA ADITRA
Massa demonstran saat merangsak ke halaman DPRD Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). 

“Perang TPNPB dan OPM adalah menuntut hak kemerdekaan penuh, oleh karena itu penyelesaiannya melalui perundingan segitiga, bukan dialog dengan Panglima TNI,” tutupnya.

Dikabarkan tewas

Baku tembak antara aparat keamanan gabungan TNI dan Polri dengan Kelompok Bersenjata di Kota Wamena, tepatnya di Pasar Jibama, terjadi Jumat 23 Agustus sekitar pukul 11.30 WIT.

Satu anggota kelompok bersenjata tewas dan 4 lainnya berhasil kabur.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dan Kapolres Jayawijaya AKBP Tony Ananda Swadaya mengatakn bahwa kelompok bersenjata itu adalah anggota Egianus Kogoya yang bermarkas di kabupaten Nduga. Namun hal itu dibantah oleh Juru Bicara OPM Sebby Sambon.

“Itu kami belum terima laporan, tapi anggota Egianus Kogoya tidak mungkin. Karena anggota TPNPB tidak mungkin ke Wamena kota, tapi mereka semua di tempat perang, yakni dari Habema sampai Yuguru Kenyeam,”ujar Sebby melalui pesan elektroniknya dari Papua Nugini.

Malah Sebby mengklaim, pihaknya terlibat kontak senjata dengan pasukan TNI di Habema Wamelah Birik pada 21 Agustus lalu dan menyebut banyak anggota TNI yang tewas.

Sementara itu menyikapi peristiwa baku tembak di Pasar Jibama persekutuan gereja dan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Jayawijaya mengajak masyarakat tetap tenang dan menjaga kedamaian.

Ketua PGGJ Kabupaten Jayawijaya, Yoram Yogobi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak muda terpancing oleh isu yang menyesatkan, serta jangan mudah terprovokasi oleh siapapun.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanjatkan Syukur dan doa kepada Tuhan, agar Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya selalu diberkati dan selalu dalam keadaan aman dan damai.

“Terkati masalah-masalah yang terjadi terutama masalah yang terjadi di Pasar Jibama Wamena, mari masyarakat Jayawijaya jangan mudah terprovokasi, serahkan kepada penegak hukum penanganannya,”ajak dia.

Sekretaris FKUB Kabupaten Jayawijaya, Alex Mauri menyatakan, akan menggelar KKR bersama aeluruh komponen masyarakat Jayawijaya. “Dengan KKR bersama masyarakat kuta doakan Jayawijaya tetap aman dan kondusif,”ujarnya.

Jika semua masyarakat turut menjaga kedamaian, maka Kota Wamena akan tetap tenang dan aman. “Semua peduli, maka Wamena aman dan damai,”tuturnya.

Anggota kelompok bersenjata berhasil ditembak oleh tim patroli gabungan TNI dan Polri di Pasar Jibama Jl. J.B Wenas Kampung Hetuma Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya.

Sementara TNI melalui Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Eko Daryanto, menyebut bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, 23 Agustus 2019 sekitar pukul 10.45 WIT ketika Tim Patroli Gabungan TNI/Polri melintas di pasar Jibama.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved