Ipda Erwin Meninggal

Penyiram Bensin yang Tewaskan Ipda Erwin Diancam Pasal Lebih Berat, Ini Penyebabnya

Penyidik Polres Cianjur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar telah menangkap dan menetapkan lima tersangka

Penyiram Bensin yang Tewaskan Ipda Erwin Diancam Pasal Lebih Berat, Ini Penyebabnya
Kolase Tribun Jabar (Humas Polda Jabar dan Instagram/divisihumaspolri)
Jejak Ipda Erwin Yudha Wildani 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Jajaran Polda Jabar menerapkan pasal yang lebih berat terhadap tersangka kasus polisi Cianjur terbakar saat unjuk rasa mahasiswa pada Kamis (15/8/2019).

Penyidik Polres Cianjur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar telah menangkap dan menetapkan lima tersangka dalam kasus polisi Cianjur terbakar tersebut.

Catatan dalam surat kematian Ipda Erwin, satu dari empat polisi Cianjur yang terbakar dalam unjuk rasa pada medio Agustus lalu, dijadikan sebagai alat bukti baru oleh penyidik.

"Penerapan pasal perbuatan pidana tersangka akan kembali dilakukan. Proses penyidikan mendasari alat bukti yang diperoleh Penyidik. Alat bukti baru adanya catatan surat kematian Ipda Erwin Yudha Wildani (26/08/2019) maka akan lebih berat sanksi hukumannya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Pada pasal 351 KUHP akan diterapkan pada ayat (3) di mana penganiayaan atau kekerasan terhadap orang lain atau korban mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (mega nugraha/tribun jabar)

Ancaman hukuman dari pasal itu adalah 7 tahun penjara.

Lalu, pada pasal 213 KUHP juga ayat yang ke (3) sama mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman menjadi 12 tahun penjara.

Penyidikan terus berlangsung dan akan melakukan pemberkasan perkara sebelum diserahkan kepada kejaksaan.

Polda Jawa Barat dan Polri berduka dengan meninggalnya Ipda Erwin Yudha Mildani pada Senin ( 26/08/2019) sekira pukul 01.38 WIB di RS Pusat Pertamina Jakarta Selatan.

Diketahui, Ipda Erwin mengalami luka bakar sekira 80 persen di bagian tubuhnya saat ikut mengamankan unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Pemda Kabupaten Cianjur (15/08/2019).

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved