Senin, 20 April 2026

Suka Olahraga Ekstrem, ASN Bandung Barat ke Kantor Sambil Main Skateboard

Sebagai ASN di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Phopira memiliki gaya yang anti-mainstream dari ASN lainnya.

Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Phopira alias Phopi Ratna, ASN Kabupaten Bandung Barat yang hobi olahraga ekstrem. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Aktif, energik, dan cantik adalah hal yang terlintas begitu melihat isi halaman instagram milik Phopira.

Pemilik nama asli Phopi Ratna Agustina (30) ini terihat seringkali mengunggah kesehariannya di media sosialnya, mulai dari hobi hingga gaya berpakaiannya yang nyentik sehingga tampak begitu menarik perhatian.

Sebagai ASN di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Phopira memiliki gaya yang anti-mainstream dari ASN lainnya. 

Misalnya saja videonya yang viral di Hari Skateboarding dunia pada 21 Juni lalu. Ia datang ke kantor memakai seragam sambil melakukan aksi bermain skateboard.

Ditemui di acara KeSyrupan Massal, Phopira tampak hadir dengan gayanya yang kasual menggunakan sweater hitam, kacamata, dan rambut khasnya dengan potongan poni pendek.

Phopira memang menyukai olahraga ekstrem sejak SMA. Saat itu di lingkungan teman-temannya banyak yang bermain skateboard. 

Meski Tak Miliki Skate Park, Komunitas Street Zero Indramayu Tetap Semangat Berlatih Skateboard

VIDEO Menengok Pembangunan Taman Skateboard pertama di Kota Cimahi

Hobi bemain skateboard ini diakui Phopi Ratna sekadar untuk seru-seruan, bukan untuk berkompetisi di ajang. Selain suka main skateboard, Phopi Ratna juga hobi ekstrem bermain sepeda lho. 

"Sebelum skate, saya main sepeda gunung dulu dan berhenti karena pernah ada insiden. Tulang bahu saya patah sampai membuat saya vakum nggak sekolah dulu selama setahun. Terus juga pernah sampai giginya yang bawah rontok dua, dan wajah sebelah kanan rusak karena insiden itu," ujar Phopi Ratna di Kantin Panas Dalam, Jalan Ambon No 8A, Minggu (25/8/2019).

Setelah sembuh, Phopi Ratna beralih ke olahraga ekstrem skateboard dan motocross.

Wanita kelahiran Bandung, 6 Agustus 1989 ini mengaku tidak merasa trauma. Ia justru belajar dari pengalamannya.

"Karena terbiasa esktrem jadi sudah tahu kalau jatuh posisinya harus seperti apa. Malahan saya pernah jatuh dari motor tapi saya enggak kenapa-kenapa, cuma motornya yang rusak. Soalnya, pas jatuh pakai posisi yang pas," ujar Phopi Ratna sambil tertawa.

Sebagai seorang wanita, Phopira mengatakan orang tuanya juga sempat merasa khawatir pada olahraga ekstrem yang ditekuni putri mereka. Insiden Phopira patah tulang bahu patah adalah alasan utama sang ibu melarangnya.

Suka Olahraga Ekstrem? Gabung Komunitas Parkour Bandung, Tiap Minggu Latihan di GOR Saparua

Pilihan Wisata Petualangan dan Olahraga Ekstrem Dipamerkan

Ternyata hobi Phopira ini adalah turunan dari sang ayah yang juga hobi mobil offroad. Akhirnya orang tuanya tidak bisa melarang Phopira lagi untuk hobi ini.

Sejak kecil, Phopira memang sudah terbiasa mandiri. Untuk bisa memenuhi keinginan hobinya ini, Phopira tak langsung meminta barang yang ia inginkan kepada orang tuanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved