Praperadilan Mantan Dirut PD Pasar Bermartabat Ditolak, Hakim Disebut Hanya Berpatokan pada KUHP

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menolak praperadilan yang diajukan oleh mantan direktur umum administrasi

Praperadilan Mantan Dirut PD Pasar Bermartabat Ditolak, Hakim Disebut Hanya Berpatokan pada KUHP
istimewa
Mantan Pjs Direktur Utama PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Andri Salman 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menolak praperadilan yang diajukan oleh mantan direktur umum administrasi dan keuangan yang merangkap Penjabat Dirut PD Pasar Bermartabat Bandung, Andri Salman yang menjadi tersangka kasus korupsi.

Pengajuan praperadilan itu ditolak dalam sidang di Pengadilan Negeri Bandung, di Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (26/8/2019) 

Seorang kuasa hukum tersangka, Iwan Agustian SH kepada wartawan mengatakan hakim tidak mengacu pada Mahkamah Konstitusi yang menjelaskan bahwa harus ada kerugian negara.

"Kami tidak melihat ada kerugian negara. Hakim hanya melihat pada KUHP, bahwa ada saksi dan ada petunjuk. Hakim hanya mengacu pada KUHP 184," kata Iwan.

Phopira, Pegawai Negeri Sipil Ini Jago Nyanyi Scream hingga Otak-atik Motor

Selanjutnya, Iwan mengatakan akan masuk ke pokok perkara, menunggu pemeriksaan lanjutan dan akan dilimpahkan ke pengadilan.

Andri Salman ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandung sejak tanggal 22 Juli 2019.

Proses penyidikan dilakukan sejak bulan Juni 2019. Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Bandung Nomor : PRINT-01/M.2.10/Fd.01/6/2019 tanggal 24 Juni 2019. Akibat dugaan penyimpangan penggunaan dana tersebut, negara mengalami kerugian senilai Rp 2,5 miliar.

Pria Jomblo Ini Tunjukkan Anu-nya saat Disopiri Lady Driver, Mengaku Kerasukan Roh Halus

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved