Video Vina Garut
UPDATE Video Vina Garut, Polisi Lakukan Digital Forensik Ponsel Rayya, Pastikan Waktu Video Direkam
Update kasus video Vina Garut. Polisi lakukan digital forensik ponsel milik Rayya untuk memastikan waktu pengambilan video.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: taufik ismail
Kemarin, tersangka V telah dibawa petugas Satreskrim Polres Garut ke lokasi pengambilan video.
Polisi ingin memastikan tempat kejadian dalam video tersebut.
V yang mengenakan kemeja putih, kerudung hitam, dan mengenakan masker diminta menunjukkan lokasi.
Ada empat lokasi di mana ia melakukan adegan tersebut.
Salah satunya di sebuah penginapan di dekat pintu masuk ke wisata air panas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler.
Di sebuah kamar, lokasinya sangat persis dengan video yang beredar.
Mulai dari posisi tempat tidur dan warna seprai. Ukurannya sekitar 7x7 meter persegi dengan kamar mandi di dalam ruangan.
"Iya di kamar ini," ucap V sambil menunjuk sebuah kamar, Kamis (22/8).
Olah tempat kejadian perkara (TKP) itu untuk mencari sejumlah lokasi yang dijadikan tempat pengambilan video.
Pengacara V, Budi Rahadian, mengatakan, telah mengajukan penangguhan. Hal itu dilakukan atas dasar kesehatan V.
"Penangguhan sudah diajukan. Tinggal menunggu pertimbangan penyidik soal dikabulkan atau tidak," ujar Budi Rahardian, pengacara V di Mapolres Garut.
Secara fisik, V memang dalam kondisi sehat. Namun mentalnya terganggu setelah ia mengetahui videonya beredar luar.
"Psikologisnya sudah kena. Makanya kami minta penangguhan. Untuk pemulihan yang bersangkutan dulu," katanya.
Sejauh ini kliennya kooperatif untuk memberi keterangan kepada penyidik.
Meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak pekan lalu, Budi menyebut kliennya sebagai korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-video-vina-garut-yang-bikin-heboh.jpg)