Pelatih PSCS Cilacap Puas Timnya Mampu Kalahkan Blitar Bandung United
PSCS Cicalap sukses menumbangkan tim tuan rumah, Blitar Bandung United 1-0, pada pertandingan putaran kedua Liga 2, di Stadion Siliwangi, Kota Bandung
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PSCS Cicalap sukses menumbangkan tim tuan rumah, Blitar Bandung United 1-0, pada pertandingan putaran kedua Liga 2, di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (23/8/2019).
Hasil ini membuat PSCS Cilacap tampil selalu menang saat bertemu Blitar Bandung United.
Sebelumnya, diputaran pertama tim asuhan Djoko Susilo ini juga menang 2-1 saat bermain di Cilacap.
• Ini Kata Pelatih Blitar Bandung United Liestiadi Usai Kalah dari PSCS Cilacap
Satu-satunya gol PSCS Cicalap dicetak oleh Rendy Saputra pada menit 28.
Tendangan bebas Rendy tak mampu dihalau kiper Blitar Bandung United, Reky Rahayu.
Seusai pertandingan, Djoko Susilo mengaku senang dengan hasil yang diraih anak asuhnya, meski secara permainan tim asuhannya masih jauh dari harapan.
"Terima kasih untuk pemain saya, luar biasa hasil terbaik udah diberikan. Tapi secara permainan belum puas karena karakter kami gak kelihatan, mungkin salah satunya karena kondisi lapangan yang tidak memungkinkan bermain dengan bola-bola pendek, bola bawah sehingga kami juga ikut permaianan lawan. Jadi terus terang secara hasil bagus, permaianan saya belum puas," ujar Djoko, saat jumpa pers seusai pertandingan, Jumat (23/8/2019).
• Debut Pahit Puja dan Muchlis, Tampil Perdanananya Bersama Blitar Bandung UnitedTidak Berjalan Mulus
Dalam pertandingan kemarin, Djoko menurunkan dua pemain gelandang bertahannya untuk menahan gempuran Blitar Bandung United.
Hasilnya terbukti, Tantan dan kawan-kawan kerap kerepotan saat melancarkan serangan.
"Ya, jadi terus terang baru kali ini saya pakai dua gelandang bertahan di luar. Jadi memang saya sengaja bikin dua gelandang itu karena situasi lapangan yang kami lihat, jadi permainan satu dua sentuhan, bola bawah gak akan berjalan dengan baik. Terus di satu sisi begitu kena bola dia panik, jadi ada kepanikan di tim lawan jadi kami tetap memakan dua gelandang bertahan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/djoko-susilooo.jpg)