Senin, 8 Juni 2026

Ini Kata Pelatih Blitar Bandung United Liestiadi Usai Kalah dari PSCS Cilacap

Blitar Bandung United harus menelan kekalahan di kandang sendiri setelah ditaklukan PSCS Cilacap dengan skor 0-1.

Tayang:
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Pelatih Blitar Bandung United, Liestiadi dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Siliwangi, Jumat (23/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Blitar Bandung United harus menelan kekalahan di kandang sendiri setelah ditaklukan PSCS Cilacap dengan skor 0-1.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Siliwangi, Jumat (23/8/2019) itu, gol kemenangan PSCS dicetak oleh Rendy Saputra pada menit 28.

Pelatih Blitar Bandung United, Liestiadi, mengapresiasi tim berjuluk Laskar Nusakambangan.

"Pertama-tama kami apresiasi kemenangan dari Cilacap, mereka kesini tidak sia-sia . Bisa mengimbangi tim kami dan mereka mendapat keberuntungan bisa menang dari kami dan meraih tiga poin," ujar Liestiadi dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Debut Pahit Puja dan Muchlis, Tampil Perdanananya Bersama Blitar Bandung UnitedTidak Berjalan Mulus

Diakui Liestiadi, ketiaadaan Rezam Baskoro di lini depan membuat Bandung Blitar United kesulitan.

Rezam sendiri absen pada laga sore ini karena akumulasi kartu kuning.

"Pertandingan tadi terus terang tidak adanya Rezam lini depan sulit. Jelas tadi menit awal kami ada peluang bersih dari tiga meter depan gawang. Itu yang menetukan kualitas golkeeper. Secara keseluruhan anak-anak sudah berjuang. lawan juga bukan tim yang mudah, merrka tim kuat dari Jateng," katanya.

Dalam laga ini juga, dua pemain Persib senior, Puja Abdillah dan Muchlis Hadi ikut turun bertanding.

Jelang Hadapi Blitar Bandung United, PSCS Cilacap Waspadai Tantan

Puja dimasukan pada menit 38 sementara Muchlis hadi masuk di babak kedua pada menit 56.

Liestiadi menilai bahwa penampilan keduanya dirasa belum maksimal pada laga ini.

"Walaupun kami disini dapat dari senior Muchlis dan Puja tapi kami ketahui mereka di senior tidak dapat jam terbang. Jadi ada istilah game feeling, experience mereka sangat nihil jadi mereka harus adaptasi lagi dengan skema permainan kami," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved