Gemar Gigit Kodok dan Ular, Bocah Cianjur Dibawa ke Rumah Sakit, Diperiksa Dokter Spesialis

Bocah yang gemar menggigit kodok dan ular sampai mati, Rizki Maulana Yusuf (11) dibawa ke rumah sakit umum daerah Sayang Cianjur

Gemar Gigit Kodok dan Ular, Bocah Cianjur Dibawa ke Rumah Sakit, Diperiksa Dokter Spesialis
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Bocah di Cianjur yang gemar menggigit kodok hingga mati dibawa ke rumah sakit, diperiksa langsung dokter spesialis, Jumat (23/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Bocah yang gemar menggigit kodok dan ular sampai mati, Rizki Maulana Yusuf (11) dibawa ke rumah sakit umum daerah Sayang Cianjur, Jumat (23/8/2019) pagi.

Rizki diantar ibu dan beberapa tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dan medis Puskesmas Pembantu Sukaluyu.

Rizki Maulana mendapat serangkaian pemeriksaan oleh dokter spesialis. Dokter spesialis yang memeriksa Rizki adalah dr Djati sp S.

Hasil diagnosa dari dr Djati, Rizki, terdeteksi menderita epilepsi.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat, dr Irvan Fauzy, mengatakan, berdasarkan hasil diagnosa dari dokter spesialis tersebut maka untuk selanjutnya Rizki Maulana akan menjalani rawat jalan.

Rizki Bocah Asal Cianjur yang Gemar Gigit Ular, Kabur ke Bukit Cari Ular dan Kodok Tapi Tak Ketemu

Terungkap Penyakit yang Diidap Rizki, Bocah Cianjur yang Kerap Gigit Ular, Tim Medis Sudah Memeriksa

"Tadi pagi kami membawa Rizki ke rumah sakit, Rizki mendapatkan serangkaian pemeriksaan kembali," kata Irvan, di Cianjur, Jumat (23/8/2019).

Irvan mengatakan, pihak puskesmas pembantu Sukaluyu sebagai kepanjangan tangan dari Dinas Kesehatan Cianjur akan mengawasi dan mendampingi rawat jalan yang akan dilakukan terhadap Rizki.

Ia berharap peran orangtua dan keluarga terdekat ikut memantau perkembangan Rizki dan membimbing jika kembali melakukan hal di luar kebiasaan anak seusianya.

Dari perkataan keluarga, Rizki sudah mulai menurut kepada ibunya ketika dilarang untuk memegang kodok. 

Saat kedapatan memegang kodok, jika ibunya melarang maka kodok tersebut langsung dibuang.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved