Penjual Kopi Asal Cililin Ini Bisa Umrah Gratis Berkat Program Torabika Seruput Rezeki

Heni Herlina (40) warga Kampung Leuwi Nutug, RT 03/04, Desa Batulayang, Kecamatan Cilin, Kabupaten Bandung Barat (KBB)

Penjual Kopi Asal Cililin Ini Bisa Umrah Gratis Berkat Program Torabika Seruput Rezeki
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Pemenang Umrah Gratis, Heni Herlina (40) warga Kampung Leuwi Nutug, RT 3/4, Desa Batulayang, Kecamatan Cilin, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Heni Herlina (40) warga Kampung Leuwi Nutug, RT 03/04, Desa Batulayang, Kecamatan Cilin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak menyangka bisa berangkat umrah gratis berkat program Torabika Seruput Rezeki.

Heni Herlina yang bekerja sebagai penjual kopi ini berhasil mendapat hadiah umrah gratis setelah mengirimkan 600 sachet bekas bungkus Kopi Torabika yang dikemas ke dalam puluhan amplop, lalu diserahkan ke agen penerima amplop undian yaitu Radio Dahlia.

Ditemui Tribun Jabar di Kantor Java Match Factory (Jamafac), Jalan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/8/2019), Heni Herlina mengaku sangat bahagia karena bisa berangkat umrah yang diimpikannya selama ini tanpa harus mengeluarkan uang pribadi.

"Awalnya saya mengirimkan 300 amplop, satu amplopnya 2 sachet bekas bungkus Kopi Torabika. Jadi totalnya 600 sachet yang saya kirim. Alhamdulillah tak menyangka bisa mendapat hadiah umrah," ujarnya.]

Setelah Puja Abdillah dan Muchlis Hadi, Dua Pemain Lagi Bakal Dilepas ke Persib B, Siapa Dia?

Bekas bungkus Kopi Torabika itu, ia kumpulkan ketika berjualan kopi di kampung halamannya, sehingga ia tak perlu susah payah untuk mencari bungkus kopi untuk mengikuti program Torabika Seruput Rezeki.

"Saya kan setiap hari jualan kopi di rumah dan Alhamdulillah banyak yang membeli. Nah bungkusnya daripada jadi sampah mendingan dikumpulin, ternyata bungkusnya bermanfaat," ucapnya.

Selain bekerja sebagai tukang jualan kopi, Heni Herlina juga mengaku memang penikmat kopi, terutama Kopi Torabika sachet, sehingga banyak bungkus kopi yang bisa ia kumpulkan di rumahnya.

"Iya setiap hari saya suka minum Kopi Torabika, Alhamdulillah berkat kesukaan saya dan rezeki juga, impian saya dari dulu untuk berangkat umrah bisa tercapai," katanya.

Daslim Pun Pacu Motor Sekencang Mungkin, Saat Tiba Ia Lihat Warungnya Sudah Ludes Jadi Abu

Area Sales Promotion Marketing Kopi Torabika, Rayyan A Kusumah, mengatakan, sebelum mengadakan program ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat, sehingga peminatnya pun cukup banyak.

"Total yang sudah mengirimkan ada 32.000 orang, tapi kami hanya menyediakan hadiah umrah gratis untuk 17 orang, sejauh ini baru 5 orang termasuk ibu Heni Herlina, jadi masih ada sisa untuk 12 orang lagi," katanya.

Pemenang hadiah umrah itu, kata Rayyan akan diberangkatkan pada awal tahun 2020, tanpa harus mengeluarkan uang pribadi karena pajak sudah ditanggung perusahaan.

Perseru Badak Lampung FC vs Persib Bandung Digelar Pukul 20.30 WIB, Begini Kata Robert Alberts

Ia mengatakan, tujuan diadakannya program ini, sebagai bentuk rasa terima kasih kepada konsumen, penikmat kopi, pecinta kopi dan penjual kopi yang selama ini sudah setia menikmati Kopi Torabika.

"Program ini dimuali sejak 17 Juli hingga 17 November 2019 dan program ini baru dimulai lagi tahun sekarang. Jadi pengundian hadiah ini, intinya tidak bohong memang begitu adanya," kata Rayyan.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved