Daslim Pun Pacu Motor Sekencang Mungkin, Saat Tiba Ia Lihat Warungnya Sudah Ludes Jadi Abu

Gudang sapu ijuk, dua rumah, satu warung, satu truk, dan satu bengkel sepeda motor di Kampung Cageunang

Daslim Pun Pacu Motor Sekencang Mungkin, Saat Tiba Ia Lihat Warungnya Sudah Ludes Jadi Abu
istimewa
Kebakaran di Cianjur 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Gudang sapu ijuk, dua rumah, satu warung , satu truk, dan satu bengkel sepeda motor di Kampung Cageunang RT 04/05, Desa Nagrak, Kecamatan/Kabupaten Cianjur terbakar, Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 12.30 WIB.

Dalam musibah ini H Roni (52) mengalami luka bakar dan dibawa ke RSUD Cianjur untuk dilakukan pengobatan.

Kejadian berawal saat para pekerja di gudang sedang istirahat melihat asap tebal dari dalam gudang, lalu para pekerja panik dan langsung berhamburan menyelamatkan diri, api berhasil dipadamkan dua jam kemudian setelah petugas pemadam mengerahkan dua unit mobil pemadam.

Pemilik warung, Daslim (53), mengatakan saat kejadian ia sedang berada di luar rumah, mendengar kabar gudang sapu ijuk terbakar, ia langsung curiga warungnya ikut terbakar karena lokasi gudang dan warung sangat berdekatan.

Perseru Badak Lampung FC vs Persib Bandung Digelar Pukul 20.30 WIB, Begini Kata Robert Alberts

"Saat itu saya dalam perjalanan pulang dari Cilaku, di perjalanan terlihat ada kepulan asap hitam, lalu saya mendengar kabar yang terbakar adalah gudang sapu ijuk, saya pun curiga warung dan bengkel motor milik saya juga pasti ikut terbakar," katanya.

Daslim langsung memacu kendaraanya dengan kencang karena khawatir anak dan istrinya yang ada di warung menjadi korban pada peristiwa itu.

"Setelah saya lihat betul semua isi warung dan bengkel motor sudah ludes terbakar," ujarnya.

Daslim belum tenang karena belum mengetahui keberadaan anak dan istrinya.

Kericuhan Mewarnai Kedatangan Jemaah Haji di Sumedang, Keluarga Memaksa Masuk Halaman Gedung Negara

"Saya langsung cari tahu anak dan istri saya, dan setelah dipastikan istri dan anak saya selamat saya baru tenang," katanya.

Akibat dari kejadian itu ia menderita kerugian ratusan juta rupiah.

"Kalau dilihat modal warung dan bengkel kurang lebih sekitar Rp 100 juta rupiah, itu baru modal, kalau warungnya saya kurang tahu, karena selama ini saya ngontrak di Pak Asep," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved