Cerita Asgar, Orang yang Pertama Kali Memadamkan Api di Tubuh Polisi yang Dibakar di Cianjur

Sosok tersebut mengenakan jaket kulit warna cokelat. Kendati sempat ragu, pria yang mengenakan jaket kulit warna cokelat

Cerita Asgar, Orang yang Pertama Kali Memadamkan Api di Tubuh Polisi yang Dibakar di Cianjur
Istimewa
Didi Rosadi (43) alias Asgar, warga Kampung Jambudipa RT 03/01, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, ikut memadamkan api yang membakar polisi di Cianjur. 

Asgar melihat ada batu, lalu batunya itu ia singkirkan dengan cara ditendang takut kena badan polisi yang guling-guling terbakar.

"Pas begitu saya mendengar polisi tersebut teriak, panas, panas, tolong, saya berinisiatif sendiri mematikan api, cari alat memadamkan kebetulan menemukan dus," kata Asgar.

Asgar (jaket cokelat) tengah memadamkan api yang menjilati tubuh anggota polisi saat demo di Cianjur 2
Asgar (jaket cokelat) tengah memadamkan api yang menjilati tubuh anggota polisi saat demo di Cianjur 2 (istimewa)

Asgar bersyukur api sampai bisa padam lalu ia sempat melihat korban dan sudah hangus.

"Alhamdulilah bisa padam, saya melihat korban sangat mengerikan sekali, mau saya gendong saya khawatir kulitnya terkelupas terkena jaket kulit saya," katanya.

Ia lalu keluar kerumunan dan mencari mobil untuk mengangkut korban, pertama diminta begitu juga sopir angkot ketakutan, ternyata akhirnya ada yang mau.

"Saya berpikir api harus cepat padam tadinya mau sama jaket kulit tapi waktu tak akan cukup spontan saya langsung menyambar dus untuk memadamkan api," ujar Asgar.

polisi Cianjur dibakar hidup-hidup, tangannya bergerak seperti minta tolong
polisi Cianjur dibakar hidup-hidup, tangannya bergerak seperti minta tolong (Kolase Tribun Jabar/Istimewa)

Rabu atau Kamis Dioperasi Plastik

Kondisi Bripda FA Simbolon dan Bripda Yudi Muslim, dua orang anggota Sabhara Polres Cianjur yang terbakar saat mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa di Cianjur beberapa waktu lalu, saat ini terus membaik.

Bahkan keduanya kini telah dipindahrawatkan dari ruangan High Care Unit (HCU) ke ruangan perawatan umum Kemuning lantai 4 di RSHS Bandung.

Dokter spesialis operasi bedah plastik RSHS Bandung, Dr. Hardisiswo Soedjana,drSpBP-RE(K) yang menangani kedua pasien mengatakan, kondisi luka bakar yang dialami keduanya berbeda satu sama lain.

Febri Hariyadi ke Timnas Indonesia, Pelatih Persib Bandung Berharap Ini Lawan Perseru Badak Lampung

Halaman
1234
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved